Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Human Interest Story

Sisi Lain Komunitas Pedagang Koi, Dana Punia Ikan Koi ke Sejumlah Pura

Jika mendengar kata punia, biasanya masyarakat Bali akan langsung mengarah pada sumbangan berupa uang ke suatu pura.

Tayang:
Tribun Bali/Rizal Fanany
Komunitas ikan koi Dangap-Dangap Manajemen mengemas ikan koi sebelum disumbangkan di Denpasar, Minggu (17/1/2021). Ikan koi ini akan di sumbangkan ke Pura-Pura yang ada di Bali yang bertujuan melestarikan ikan koi bali. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Jika mendengar kata punia, biasanya masyarakat Bali akan langsung mengarah pada sumbangan berupa uang ke suatu pura.

Tapi kali ini ada mapunia dengan cara berbeda.

Punia kini tak hanya dilakukan dengan memberikan uang.

Berbagai barang atau juga hewan peliharaan juga bisa disumbangkan ke pura sebagai punia.

Seperti yang dilakukan oleh komunitas penjual koi di Bali.

Baca juga: Tambah Daya Tarik Wisata, Kelompok Anak Muda Tebar Ribuan Ikan Koi dan Nila di Subak Jatiluwih

Baca juga: Anak Rantau Komunitas Anti Lapar Bagikan Sembako, Prihatin dengan Teman Kehilangan Penghasilan

Baca juga: Wadahi Komunitas Pesepeda, Rumah Sepeda Indonesia Hadir di Bali

Tak hanya menjual koi, para pedagang koi di Bali ini juga melaksanakan dana punia ke pura.

Punia yang dilakukan komunitas yang bernama Dangap-dangap Manajemen ini bukan berupa uang, melainkan berupa ikan koi.

Beberapa pura yang ada di Bali yang memiliki kolam atau bisa menjadi tempat hidup koi pun menjadi sasarannya.

Salah satu anggota Komunitas Dangap-dangap Manajemen, Gede Putra Wirawan, yang ditemui di kediamannya Jalan Ratna, Denpasar, menyebut tujuan punia koi ke pura ini adalah sebagai bentuk pelestarian ikan koi di Bali.

“Kenapa koi? Selain melestarikan koi, kami juga punya prinsip selain menjual koi, juga harus berbagi kepada alam. Kami mengambil dari alam maka kembalikan juga ke alam,” kata Wirawan, Minggu (17/1/2021).

Kegiatan ini baru dimulai oleh komunitas ini sejak tahun 2020.

Baca juga: Profil I Dewa Gede Alit Saputra, Perintis Sekaligus Ketua Komunitas Seni Sanggar Kayonan Klungkung

Baca juga: Dipepet hingga Lipstik Jatuh, Perjalanan Indonesian Women Riders, Komunitas Wanita Pencinta Motor

Baca juga: Denpasar Young Kreatif Mulai Tayang, Libatkan Ratusan Pegiat Seni dan Komunitas Se- Kota Denpasar

Hingga saat ini mereka sudah melakukan punia koi dengan menyasar 5 pura yang ada di Bali.

Terakhir komunitas ini melakukan punia koi ke Pura Dalem Desa Dalung, Badung.

Di pura ini melakukan punia sebanyak 50 ekor ikan koi.

Mulai dari jenis soragoi, sanke, matsuba, karashi, hingga kohaku.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved