Breaking News:

Berita Bangli

Tim Yustisi Tindak 8 Orang Pelanggar Prokes di Pasar Kintamani Bali

Upaya memutus rantai penyebaran Covid 19 di wilayah Kabupaten Bangli, Bali, terus digencarkan.

Istimewa
Push up - Tim yustisi saat memberikan sanksi fisik pada pelanggar prokes di Bangli, Bali, Selasa 19 Januari 2021 - Tim Yustisi Tindak 8 Orang Pelanggar Prokes di Pasar Kintamani Bali 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Upaya memutus rantai penyebaran Covid 19 di wilayah Kabupaten Bangli, Bali, terus digencarkan.

Tim yustisi pun rutin menyasar tempat-tempat yang berpotensi menimbulkan keramaian, untuk menindak pelanggar protokol kesehatan (prokes).

Seperti di hari Selasa 19 Januari 2021.

Tim yustisi gabungan yang beranggotakan unsur TNI, Polri, Satpol PP, BPBD, Dinas Kesehatan, dan Pecalang turun ke Pasar Singamandawa yang merupakan pusat perbelanjaan di wilayah Kintamani.

Baca juga: Polisi Didesak Segera Jadikan Raffi Ahmad Tersangka Pelanggaran Protokol Kesehatan Covid-19

Baca juga: 36 Pelanggar Protokol Kesehatan Dijaring Petugas Gabungan di Jembrana

Baca juga: Gelar Tajen & Langgar Protokol Kesehatan, Seorang Bebotoh di Banjar Sidembunut Bangli Ditangkap

Pada kegiatan tersebut, tim sempat menegur salah satu kedai penjual soto karena ditemukan ada kerumunan.

Dengan tegas, tim yustisi mengimbau agar penjual tetap memperhatikan protokol kesehatan, yakni mengatur jarak pembeli sehingga tidak terjadi kerumunan.

Dandim 1626/Bangli, Letkol Inf I Gde Putu Suwardana mengungkapkan, upaya pencegahan penularan virus Corona adalah dengan menerapkan protokol kesehatan.

Di mana salah satunya, yakni menjaga jarak minimal satu meter.

Dalam kegiatan tersebut, Dandim mengatakan, pihaknya menemukan pelanggar yang tidak memakai masker sebanyak 8 orang.

Seluruhnya diberi sanksi beragam antara lain fisik, sanksi sosial, serta pembinaan.

Halaman
123
Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved