Breaking News:

Berita Karangasem

Pimpinan Daerah Karangasem Bali Gelar Rapid Test Antigen Sebelum Mulai Rapat Rutin

"Karena hasil negatif tidak menyingkirkan kemungkinan terinfeksi Covid sehingga masih bisa beresiko menularkan. Peserta harus tetap disiplin,"ungkapny

Istimewa
Bupati Karangasem I Gusti Ayu Maas Sumatri, Wakil Bupati Karangasem I Wayan Arthadipa dan Sekretaris Daerah (Sekda) I Ketut Sedana Merta bersama pimpinaan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Karangasem mengelar rapid test antigen, Rabu 20 Januari 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Bupati Karangasem I Gusti Ayu Maas Sumatri, Wakil Bupati Karangasem I Wayan Arthadipa dan Sekretaris Daerah (Sekda) I Ketut Sedana Merta bersama pimpinaan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Karangasem mengelar rapid test antigen, Rabu 20 Januari 2021.

Kegiatan rapid test dilaksanakan sebelum mengelar rapat rutin perminggu terkait penyampaian capaian Nawa  Satya Dharma di Wantilaan Bupati Nawa Satya.

Hasil pengecekan rapid test antigen, semua peserta yang mengikuti dinyatakan  negative alias tidak terjangkit virus  apapun sesuai rapidnya.

Bupati Karangasem Gusti Ayu Mas Sumatri mengatakan, dilakukan rapid test antigen yakni untuk memastikan seluruh peserta rapat bebas Covid-19.

Dari 67 orang, termasuk Bupati, Wakil Bupati serta Sekda, hasilnya non reeaktif. Walaupun hasilnya negative, tetapi pejabat harus tetap terapkan prokes.

Baca juga: Rapid Antigen di Tempat Dilakukan Tim Gabungan Satgas Provinsi Bali Saat Sidak

Baca juga: Temukan 45 Pelanggar Masker, Tim Yustiisi Lakukan Tes Rapid Antigen Secara Sampling

Baca juga: Puluhan Warga Pejeng Kangin Gianyar Terpapar Covid-19, Polda Bali Minta Tes Rapid Antigen Massal

Bupati asal Kelurahan Subagan, menghimbau, meskipn hasil yang keluar negatif tapi dimohon untuk tetap menegakan protokol kesehatan.

"Karena hasil negatif tidak menyingkirkan kemungkinan terinfeksi Covid sehingga masih bisa beresiko menularkan. Peserta harus tetap disiplin,"ungkapnya.

dr. I Komang Wirya, selaku Dokter penanggung  jawab UPTD Laboratoriun Kesehatan Karangasem, menegaskan, hasil negatif dapat terjadi pada kondisi kuantitas antiagen specimen di bawah level deteksi alat.

Pejabat yang haasil rapid test  antigennya negative harus tetap disiplin.

Untuk diketahui, pada kesempatan yang sama, staff dibagian di Lingkungan Setda yang memiliki mobilitas sangat tinggi mendampingi pimpinan juga  harus melakukan rapid tes antigen guna mengetahui kemungkinan bila  terindikasi Covid-19.

Seperti bagian humas, ajudan, sekpri, patwal dan sopir.

Baca juga: Diskes Badung Siapkan 1.000 Kit Rapid Antigen untuk Guru-guru yang Belum Jalani Swab Test

Penulis: Saiful Rohim
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved