Breaking News:

Berita Gianyar

Selamatkan Generasi Gianyar Bali, Tahun 2021 Disnaker Gianyar Fokus Pelatihan Wirausaha

"Kesempatan kerja kan kecil. Informasi pasar kerja kecil, tentu sangat kecil orang bisa terserap. Apa langkah kita, sementara angkatan kerja ini kan t

batam.tribunnews.com
Ilustrasi pelatihan kerja. 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnaker) Gianyar menyatakan saat ini lapangan pekerjaan sangat minim, sementara jumlah angkatan kerja terus mengalami peningkatan selama pandemi covid-19.

Dalam menyikapi kondisi tersebut, di tahun 2021 ini, Disnakertrans Gianyar akan fokus melakukan pelatihan kewirausahaan.

Hal ini diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja dan menjadi salah satu tumpuan perputaran ekonomi di Gianyar.

Kepala Disnakertrans Gianyar, Anak Agung Dalem Jagaditha, Kamis 21 Januari 2021 tidak merinci angka jumlah lapangan dan angkatan kerja di awal tahun ini.

Pun demikian dengan jumlah pengangguran pasca pandemi covid-19. 

Baca juga: Jumlah Pendaftar LKK Tabanan Membludak, Pelatihan Barista Paling Diminati Milenial

Baca juga: Angin Segar di Tengah Masa Pandemi Covid-19, BDI Denpasar Mulai Kick Off Pelatihan Industri

Baca juga: Program Pelatihan Kerja Dinas Tenaga Kerja Tabanan Diserbu Pelamar, Peminat Barista Membludak

"Kalau sajian data, sesungguhnya BPS (Badan Pusat Statistik) yang menyajikan. Cuman kemarin kami konfirmasi, sajian kabupaten tidak tersajikan. Hanya provinsi," ujarnya.

Dengan tidak diketahuinya data itu, apakah hal ini menyebabkan Disnakertrans Gianyar kesulitan dalam membuat program untuk para angkatan kerja dan masyararakat yang kehilangan pekerjaan?

Terkait hal tersebut, Agung Jagaditha mengatakan tidak. 

"Kita tetap lakukan upaya perbaikan ekonomi. Seperti kita di Disnaker, bagaimana kepelatihan ini bisa dijadikan basis dengan skema perluasan,"

"Kesempatan kerja kan kecil. Informasi pasar kerja kecil, tentu sangat kecil orang bisa terserap. Apa langkah kita, sementara angkatan kerja ini kan terus tumbuh. Maka yg kita lakukan, yang menjadi konsentrasi kita saat ini adalah membangun kewirausahaan," ujarnya.

Apakah wirausaha masih bisa diandalkan dalam masa krisis ini?

Jagaditha menegaskan, pihaknya tetap optimistis kewirausahaan akan bisa tetap eksis, dan menjadi penopang pertumbuhan ekonomi Gianyar.

"Kita harus melihat. Dalam hal ini kita ambil tingkat UMKM, karena kebutuhan masyarakat kan saling mengisi. Terutama kebutuhan makanan olahan, itu yg kita punya, itu kita maksimalkan dengan pendekatan pemasaran market lokal," tandasnya.

Adapun kuota untuk pelatihan kewirausahaan ini, kata dia, sebanyak 96 orang, dan yang sudah mendaftar sebanyak 34 orang.

"Mekanisme ikut pelatihan, kita ada sistem yang bisa menginformasikan pada generasi muda Gianyar angkatan kerja untuk bisa bergabung dalam pelatihan. Kuotanya, untuk non boarding 96 orang, kemarin saya pantau ada 34 yang sudah mendaftar. Non boarding artinya, mereka belajar di ruang kelas, di bagi per kelas 16 orang," tandasnya. (*)

Baca juga: Pusat Pelatihan dan Pemerdayaan Masyarakat Dibangun Tahun 2021, Anggaran Mencapai Rp 3,37 Miliar

Baca juga: Gelar Pelatihan Keterampilan, Dinas Tenaga Kerja Klungkung Targetkan Wirausaha Baru di Masa Pandemi

Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved