Gelar Pelatihan Keterampilan, Dinas Tenaga Kerja Klungkung Targetkan Wirausaha Baru di Masa Pandemi

Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Klungkung menggelar sejumlah pelatihan keterampilan, di tengah pandemi Covid-19.

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Wema Satya Dinata
Istimewa
Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta saat meninjau lokasi pelatihan keterampilan sablon di Desa Pejukutan, Nusa Penida, Jumat (4/12/2020). 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Klungkung menggelar sejumlah pelatihan keterampilan, di tengah pandemi Covid-19.

Pelatihan keterampilan ini pun rencananya akan terus belanjut hingga tahun 2021, dan dapat dilaksanakan merata di setiap desa.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Klungkung I Gede Kusumajaya mengungkapkan, pelatihan keterampilan pada tahun 2020 baru dilaksanakan di beberapa desa.

Seperti pelatihan keterampilan menyablon di Desa Pejukutan, serta pelatihan membuat sabun berbahan rumput laut di Desa Ped, pelatihan membuat souvenir di Desa Batumadeg, pelatihan membuat jajanan di Desa Kutampi, serta pelatihan las besi di Desa Klumpu Kecamatan Nuda Penida.

Baca juga: Pelaku Usaha & Industri Mikro hingga Menengah di Bali Masih Perlu Didorong Gunakan Platform Digital

Baca juga: Pameran Desain Arsitektur di Denfest 2020, Upaya Mengakomodir Bambu dalam Desain Bangunan

Baca juga: Bawaslu Tabanan Bentuk Tim Patroli Setiap Wilayah,Awasi Politik Uang & Kampanye Gelap di Masa Tenang

Pelatihan keterampilan juga dilaksanakan di Klungkung daratan lainnya, seperti pelatihan merenda kain di Desa Gelgel, Klungkung.

Serta pelatihan kerajinan batok kelapa di Desa Negari, Banjarangkan.

" Program pelatihan yang dilaksanakan merupakan usulan desa,"  ujar Gede Kusumajaya, Minggu (6/12/2020).

Menurutnya program ini juga untuk menumbuhkan semangat dan kreativitas warga selama masa pandemi.

Hanya saja karena pendemi,  untuk tahun 2020 peserta pelatihan dibatasi hanya 15 orang.

Pada tahun 2021 mendatang, Dinas Tenaga Kerja dan Perisdustrian berencana menambah semakin banyak pelatihan kerja.

" Memang target kami di tahun 2021 mendatang menambah wirausaha baru," jelas Kusumajaya.

Sementara itu Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, sempat memantau program pelatihan keterampilan menyablon baju yang dilaksanakan di Desa Pejukutan, Nusa Penida.

 Ia berharap pelatihan bisa diaplikasikan, dan bisa menumbuhkan wisausaha baru.

 "Ikuti pelatihan ini dengan baik, dimasa pendemi ini apapun pekerjaan yang ada ditekuni dulu. Disaat nanti situsi sudah normal kegiatan ini jangan sampai berhenti, " harap Suwirta.

Baca juga: Nia Ramadhani Rogoh Kocek Fantastis Demi Panggil Guru Belajar Online untuk Anak-anaknya

Baca juga: Korupsi Bansos Covid-19 Jerat Mensos Juliari Batubara, Terkuak Ada Fee Rp 10 Ribu per Paket

Baca juga: 1 Hal Ini Buat Bos UFC Yakin Jika Conor McGregor Lebih Hebat dari Muhammad Ali

Suwirta juga menambahkan agar kedepan, peserta pelatihan bisa membuat produk, yang bisa menjadi oleh-oleh khas Nusa Penida.

 "Semoga pelatihan ini benar-benar bisa menghasilkan sesuatu yang bermakna untuk mempromosikan Nusa Penida," ungkapnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved