Breaking News:

Berita Denpasar

Jual Surat Rapid Test Palsu, Oki dan Denny Minta Keringanan Hukuman Usai Dituntut 2 Tahun Penjara

Oki Santoni alias Toni (23) dan Denny Hidayat (24) menjual surat rapid test palsu.

Tribun Bali/I Putu Candra
Oki dan Denny saat menjalani sidang tuntutan secara virtual. Keduanya diadili karena diduga membuat dan menjual surat rapid test palsu - Jual Surat Rapid Test Palsu, Oki dan Denny Minta Keringanan Hukuman Usai Dituntut 2 Tahun Penjara 

Iksan meminta tolong kepada terdakwa Oki untuk mengedit surat hasil rapid test, karena akan pulang ke Lombok.

"Saat itu Iksan membawa surat hasil rapid test asli sesuai data yang ada pada sistem atas nama Candra Brilian Failasuf yang dikeluarkan oleh Quantum Sarana Medik tanggal 28 Juli 2020," terang Jaksa Citra Maya Sari kala itu.

Selanjutnya terdakwa Oki menyuruh Iksan men-scan surat hasil rapid test itu, dan memindahkan filenya dalam bentuk PDF lalu dimasukkan ke flash disk.

Kemudian terdakwa Oki mengubah atau edit nama yang tertera dalam surat keterangan rapid itu menjadi atas nama Iksan dan mengedit identitas lainnya.

Hasilnya lalu di print, di mana data PDF dimaksud disimpan dan surat yang sudah terdakwa Oki edit dipergunakan oleh Iksan untuk menyeberang ke Lombok.

Lalu pada tanggal 21 September 2020 terdakwa Oki menyampaikan hal tersebut kepada terdakwa Denny.

Kemudian keduanya pun sepakat untuk membuat surat hasil rapid test palsu dan sepakat menjual per lembarnya seharga Rp. 50 ribu.

Terdakwa Denny pun mencari calon pembeli surat rapid test palsu dan mengiklankan melalui facebook.

Dari data identitas calon pembeli itu, langsung diberikan kepada terdakwa Oki untuk kemudian dibuatkan surat hasil rapid test.

Ada 12 calon pembeli yang memesan surat rapid test palsu itu.

Halaman
123
Penulis: Putu Candra
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved