Breaking News:

Berita Buleleng

2 Jenazah Tanpa Identitas Dikubur di Setra Buleleng Bali, Keduanya Sempat Ditemukan Tewas Mengambang

2 Jenazah Tanpa Identitas Dikubur di Setra Buleleng Bali, Keduanya Sempat Ditemukan Tewas Mengambang

Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Dinas Sosial Buleleng mengubur dua jenazah tanpa identitas di Setra Desa Adat Buleleng, Selasa 26 Januari 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Dinas Sosial Buleleng mengubur dua jenazah tanpa identitas di Setra Desa Adat Buleleng, Selasa 26 Januari 2021.

Proses penguburan dilakukan menurut ajaran Hindu. 

Jenazah yang dikuburkan ialah mayat dewasa jenis kelamin laki-laki, yang sempat ditemukan mengambang di Pantai Pelisan, Desa Les, Kecamatan Kubutambahan, pada Rabu 13 Januari 2021 lalu.

Selain itu, penguburan juga dilakukan pada jenazah bayi laki-laki yang ditemukan mengambang di Pantai Camplung, Kecamatan Buleleng, pada Selasa 29 Desember 2020 lalu. 

Kepala Dinas Sosial Buleleng, I Putu Kariaman Putra mengatakan, penguburan mayat tanpa identitas dan terlantar ini memang menjadi tugas pihaknya.

Mayat yang dikubur telah selesai diautopsi untuk bahan penyelidikan. 

Baca juga: VIRAL Jenazah Gede Seni Diangkut Mobil Pikap, Istri: Kami Tidak Punya Uang Sewa Mobil Ambulans

Baca juga: Jenazah Diangkut Pikap, Dinsos Ajak Para Donatur Bantu Lunasi Utang Keluarga Gede Seni di RS

"Berdasarkan ciri-ciri, mayatnya lebih mengarah ke Hindu, jadi penguburannya  kami lakukan seusai ajaran Hindu, mengikuti awig-awig yang ada. Kalau ada ciri-ciri Muslim, tentu kami kubur sesuai ajaran Islam," ucapnya. 

Usai penguburan ini, Kariaman tidak menampik pihaknya masih memiliki kewajiban untuk mengabenkan jenazah tersebut.

Upacara pengabenan rencananya akan dilakukan tiga tahun yang akan datang, bersamaan dengan upacara ngaben masal yang dilaksanakan oleh pihak Desa Adat Buleleng.

"Kedepan jika masih ada mayat-mayat terlantar dan tanpa identitas seperti ini, kami berencana tidak akan melakukan penguburan, namun langsung upacara mekinsan ring geni. Itu akan kami usulkan saat penyusunan anggaran APBD," terangnya. 

Baca juga: Ihwal Watugunung Runtuh hingga Kronologi Meteor Jatuh yang Dentumannya Terdengar di Buleleng

Baca juga: Terkait Suara Dentuman Misterius, Ada Meteor Berukuran Besar Jatuh di Buleleng? Ini Penjelasan LAPAN

Sementara Kelian Desa Adat Buleleng, Nyoman Sutrisna mengatakan, saat ini masih ada empat jenazah tanpa identitas yang dikubur di Setra Desa Adat Buleleng, dan belum diaben.

Sementara dua tahun yang lalu, ada 13 mayat tanpa identitas yang telah diaben. 

"Kami memang sudah bekerjasama dengan Dinas Sosial sebagai niat baik kami membantu mayat-mayat terlantar untuk dikubur bahkan diaben. Disamping itu lokasi Pemkab Buleleng ada di wewidangan Desa Adat Buleleng. Kami sudah menyiapkan lahan khusus untuk penguburan mayat-mayat tanpa identitas seluas 3 sampai 4 are," terangnya. (*)

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Widyartha Suryawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved