Corona di Bali
Calon Pengantin Diharapkan Rapid Antigen, Kasus Positif di Bali Bertambah 186, Meninggal 10 Orang
I Nyoman Suwirta, mengimbau setiap calon pengantin melakukan rapid test antigen sebelum menggelar acara pernikahan.
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Bupati sekaligus Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Klungkung, I Nyoman Suwirta, mengimbau setiap calon pengantin melakukan rapid test antigen sebelum menggelar acara pernikahan.
Hal ini untuk mengantisipasi munculnya kembali kluster pernikahan yang sempat terjadi di Desa Bungbungan, beberapa hari lalu.
Suwirta menjelaskan, pihaknya telah melakukan evaluasi terhadap penyebaran Covid-19 di Klungkung, Bali.
Dari hasil evaluasi, yang sempat menonjol merupakan kasus penularan kluster upacara pernikahan di Bungbungan.
Baca juga: Dikawal Ketat Aparat, Dinkes Bali Distribusikan Vaksin Covid-19 untuk 3 Kabupaten
Baca juga: Kadispar Bali Optimis Vaksinasi Covid-19 Tingkatkan Percaya Diri Wisatawan untuk Bepergian
Baca juga: Hingga Hari Ini Sebanyak 21 Persen Tenaga Kesehatan Pada Tiga Kabupaten Telah di Vaksin Sinovac
"Kami tidak bisa serta merta melarang orang melakukan yadnya, karena ini masalah keyakinan. Sehingga belajar dari kejadian di Bungbungan, saya harap ke depan calon pengantin bisa melakukan rapid test antigen sebelum menggelar upacara pernikahan," ungkap Suwirta, Senin 25 Januari 2021.
Hal ini juga sebelumnya dilakukan saat digelarnya pelebon Puri Klungkung, yang terbukti berhasil tidak memunculkan kluster Covid-19.
"Nanti yang rapid test antigen bisa pengantin dan bersama beberapa keluarga dan pihak yang penting dalam upacara itu. Peserta tetap dibatasi dan prokes diawasi oleh pihak desa. Yang penting yadnya bisa berjalan tanpa mengurangi maknanya, dan tidak memunculkan kluster baru Covid-19," jelasnya.
Nantinya pihak yang akan menggelar pernikahan bisa konsultasi ke pihak desa.
Selanjutnya difasilitasi untuk menjalani rapid antigen secara gratis di kabupaten.
"Kami masih ada stok untuk alat rapid test antigen. Jadi langkah ini kami ambil untuk antisipasi," jelasnya.
Kemarin, Kabupaten Klungkung sudah menerima distribusi 4.200 dosis vaksin Covid-19.
Nantinya sasaran vaksinasi tahap pertama ini diprioritaskan untuk tenaga kesehatan yang berjumlah sekitar 2.100 orang.
Vaksin tersebut tiba di UPT Instalasi Farmasi Klungkung sekitar pukul 10.00 Wita, dengan pengawalan ketat polisi.
Mobil box yang memuat vaksin dijaga personel kepolisian bersenjata lengkap.
Tampak pengawalan dikoordinir langsung Kapolres Klungkung, AKBP Bima Ariya Viyasa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-rapid-test-covid-19-corona-tenaga-medis.jpg)