Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Kabar Seleb

Neivill Band Rilis Single Ketiga di RPKB FM Bali, Terinspirasi dari Kisah Cinta Tudix

Setelah sukses menelorkan dua single, Neivill Band kini kembali merilis satu single terbarunya.

Tayang:
Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Neivill Band - Dari kiri ke kanan I Gede Runata Darma Putra (drum), I Putu Ari Kumara (gitar + vocal), I Wayan Karmita Yasa (bass). Neivill Band saat siaran di RPKB FM, Senin 25 Januari 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Setelah sukses menelorkan dua single, Neivill Band kini kembali merilis satu single terbarunya.

Single berjudul ‘Sayang Kanti Mati’ itu dirilis melalui Radio Pemerintah Kabupaten Bangli (RPKB) FM, Senin 25 Januari 2021.

Neivill Band merupakan band local asal Kelurahan Kubu, Bangli, Bali.

Band bergenre pop alternatif ini beranggotakan tiga personel, yakni I Putu Ari Kumara di posisi gitar dan vocal, I Wayan Karmita Yasa di posisi Bass, dan I Gede Runata Darma Putra di posisi drummer.

Baca juga: Ngengat Analogi Wanita Pemikat di Single Perdana Samartafattu

Baca juga: Tu Nick Motifora Rilis Single Alaki Rabi, Bercerita Soal Harapan Hubungan ke Jenjang Pernikahan

Baca juga: Sabia Rilis Video Musik “Bucin” di Kanal YouTube, Single Lagu tentang Cinta dan Butuh Cinta

Kepada Tribun Bali, Ari yang akrab disapa Tudix Holic itu bercerita Neivill Band dibentuk pada 9 Februari 2018 .

Nama Neivill sendiri merupakan gabungan dua kata dalam bahasa Inggris yakni Near dan Village yang berarti dekat desa.

Hal ini tak terlepas lantaran personel band Neivill ini berasal dari Kubu Utara dan Kubu Selatan.

Sejak dibentuk dua tahun lalu, Neivill Band sendiri telah menelorkan tiga single lagu.

Single pertama berjudul Bajang Vs Tua, single kedua berjudul Nyaman, dan single ketiga berjudul Sayang Kanti Mati.

“Ketiga lagu ini memang terinspirasi dari kisah nyata. Seperti lagu Bajang vs Tua, di mana banyak orang-orang yang sejatinya sudah tua, baik pemikirannya ataupun tingkah lakunya justru layaknya anak-anak. Sementara yang masih muda, justru bergaya layaknya orang tua,” ujarnya.

Sementara, single berjudul Nyaman dan Sayang Kanti Mati, lanjut Tudix, terinspirasi dari kisah cinta dirinya.

“Dua lagu tersebut sebenarnya nyambung. Kalau temen-temen mau tahu kisahnya seperti apa, dengarkanlah dulu lagu Nyaman. Maka Anda akan lebih mengerti arti lagu Sayang Kanti Mati,” imbuhnya.

Sebelum merebaknya pandemi Corona, Neivill Band kerap manggung dari banjar ke banjar.

Termasuk mengisi acara dari Pemkab Bangli yang diselenggarakan di Lapangan Kapten Mudita, maupun pentas seni (pensi) di sekolah-sekolah.

“Termasuk manggung hingga keluar Bangli. Seperti di Gianyar hingga wilayah Kuta. Intinya kita tidak pernah menolak tawaran manggung, karena kita bertiga memang hobi di music,” ucapnya.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved