Breaking News:

Corona di Bali

Dandim Bersama Forkopimda Bangli Jadi Pelopor Suntik Vaksin Covid- 19 Bagi Masyarakat

Untuk meyakinkan masyarakat di Kabupaten Bangli, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bangli menjadi pelopor melakukan vaksinasi

Kodim 1626 Bangli
Dandim 1626/Bangli Letkol Inf I Gde Putu Suwardana, S.I.P.,saat menjalani vaksinasi covid-19 perdananya di di halaman Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangli Jalan Brigjen Ngurah Rai, Bangli, Bali, pada Kamis 28 Januari 2021 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Untuk meyakinkan masyarakat di Kabupaten Bangli, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bangli menjadi pelopor melakukan vaksinasi tahap pertama atau perdana di Kabupaten Bangli.

Penyuntikan vaksin dilaksanakan di halaman Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangli Jalan Brigjen Ngurah Rai, Bangli, Bali, pada Kamis 28 Januari 2021.

Koster Terima Suntikan Vaksin Covid-19 Tahap Kedua

Distribusi Vaksin Covid-19 ke Nusa Penida Klungkung Bali Rencananya Dilakukan 31 Januari 2021

Tenaga Kesehatan di Karangasem Bali Mulai Jalani Vaksinasi Covid-19, Targetkan Vaksin 2.211 Orang

Pada pelaksanaan seremonial vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bangli diikuti oleh sejumlah pejabat publik di antaranya Bupati dan Wakil Bupati Bangli, Dandim 1626/Bangli, Kapolres Bangli, Calon Wakil Bupati terpilih, IDI Bangli dan pejabat dari Dinas Kesehatan Bangli serta para Dokter RSUD Bangli.

Dalam kegiatan penyuntikan Vaksin COVID-9 jenis Sinovac di RSUD Bangli dikoordinasi oleh Dirut RS Umum Bangli dr. I Nyoman Arsana M.Kes., dan dibantu oleh 20 orang tenaga kesehatan yang dibagi dalam 4 meja tahapan vaksinasi.

Pelaksanaan vaksinasi melalui beberapa tahap yaitu tahap pendaftaran tahap screening, tahap penyuntikan vaksin, tahap observasi dan terakhir yaitu peserta menunggu selama 30 menit untuk mengetahui efek vaksinisasi yang telah dilakukan. 

7.440 Vial Vaksin Covid-19 Tiba di Buleleng Bali

Dikawal Ketat Aparat, Dinkes Bali Distribusikan Vaksin Covid-19 untuk 3 Kabupaten

600 Juta Vaksin Covid-19 Sudah Dikunci Indonesia, Menkes Sebut Banyak Orang Malaysia Marah

"Yang saya rasakan saat ini tidak ada perubahan yang signifikan di tubuh saya, tidak sakit disuntik vaksin rasanya sama seperti disuntik vaksin yang lain," terang Dandim 1626/Bangli Letkol Inf I Gde Putu Suwardana, S.I.P., dalam keterangan tertulis kepada Tribun Bali. 

Bagi Dandim Forkopimda merupakan garda terdepan wajib memberi contoh lebih dahulu.

Dengan begitu, masyarakat akan percaya terhadap vaksin tersebut. 

"Serta tidak ada keraguan ketika masyarakat mulai divaksin," katanya.

Ia menjelaskan, penyuntikan vaksin ini dilakukan untuk membentuk imun tubuh lebih kebal terhadap Virus Corona, namun suntik vaksin harus dilakukan sebanyak 2 kali. 

Komnas KIPI Terima 30 Laporan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pasca Seminggu Dimulainya Vaksinasi

Pemprov Bali Siapkan 532.157 Dosis Vaksin Rabies, Dimanfaatkan untuk Vaksinasi Serentak Tahun 2021

"Setelah suntik pertama ini dilakukan kembali dalam pekan depan suntik tahap kedua. Karena setiap orang yang telah melakukan vaksin tahap pertama, belum tentu ada jaminan bahwa orang tersebut bakal kebal. Mengingat vaksin tahap kedua belum dilakukan," ungkapnya.

Sebagai aparat keamanan negara, Dandim menyatakan bahwa Kodim 1626/Bangli siap membantu proses pengamanan Vaksin Covid-19, mulai dari mendukung pengamanan hingga sosialisasi kepada masyarakat 

"Kami berharap proses vaksinasi bisa berjalan lancar hingga ke masyarakat. Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan 3M seperti memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan pakai sabun," tambahnya. (*)

Penulis: Muhammad Fredey Mercury
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved