Breaking News:

Serba serbi

Banyu Pinaruh, Makna Suci Pembersihan Diri Setelah Saraswati

Setelah Hari Raya Saraswati, yang dirayakan pada Sabtu 30 Januari 2021, maka hari ini, Minggu 31 Januari 2021, adalah perayaan banyu pinaruh.

Penulis: AA Seri Kusniarti | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri

Laporan Wartawan Tribun Bali, A A Seri Kusniarti

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Setelah Hari Raya Saraswati, yang dirayakan pada Sabtu 30 Januari 2021, maka hari ini, Minggu 31 Januari 2021, adalah perayaan banyu pinaruh.

Ida Rsi Bhujangga Waisnawa Putra Sara Shri Satya Jyoti, menjelaskan bahwa hari ini adalah prosesi pembersihan diri agar ilmu pengetahuan yang didapat ketika hari raya Saraswati, menjadi suci dan bersih. 

Sejak dahulu kala, di Bali ketika perayaan Banyupinaruh, mesti umat melakukan pembersihan diri atau mandi ke sumber air.

"Bisa dilakukan ke segara (laut), atau ke danau, atau juga ke campuhan yang ada mata airnya," jelas beliau kepada Tribun Bali.

Namun jika semua sumber air tidak ada, atau jaraknya tidak dekat, maka bisa juga dilakukan pembersihan diri di rumah masing-masing. 

Lahir Banyu Pinaruh, Menjadi Pelindung Bagi Orang Sengsara, Begini Perjalanan Hidupnya

Melukat Physical Distancing Saat Banyu Pinaruh di Tirta Pecampuhan Bangli

Pelukatan Banyu Pinaruh di Tirta Pecampuhan Sala Bangli Terapkan Protokol Kesehatan

Pendiri/pembina Pasraman Bhuwana Dharma Shanti ini, menyebutkan jika dilakukan di rumah bisa dengan air kumkuman.

Yang dibuat ketika piodalan Saraswati.

Sisanya dipakai untuk upacara banyupinaruh keesokan harinya, yaitu hari ini.

Air ini digunakan untuk mandi, keramas, berkumur, dan sebagainya sehingga badan benar-benar bersih. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved