Breaking News:

Berita Tabanan

Sempat Mengeluh Sakit Dada, Manager Operasional DTW Tanah Lot Toya Adnyana Meninggal Dunia

Manager Operasional DTW Tanah Lot, I Ketut Toya Adnyana menghembuskan napas terakhir, Senin 1 Februari 2021 sore kemarin

Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Manager Operasional DTW Tanah Lot, I Ketut Toya Adnyana semasa hidupnya. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Manager Operasional DTW Tanah Lot, I Ketut Toya Adnyana menghembuskan napas terakhir, Senin 1 Februari 2021 sore kemarin.

Ia dikabarkan meninggal dunia setelah sempat dirawat karena penyakit jantung di RSUP Sanglah Denpasar.

Kabar ini membuat terkejut seluruh jajaran Manajemen DTW Tanah Lot lantaran ia tak pernah mengeluh sakit. 

Patroli Gabungan Sidak Prokes di Tabanan Bali, Puluhan Warga Diminta Ikuti Rapid Test Antigen

Seorang Pria Ditemukan Lemas & Berlumuran Darah di Aliran Subak Tabanan Bali, Diduga Bunuh Diri

Dua Remaja Terlibat Lakalantas Dengan Ambulance Di Tabanan Bali, Tak Ada Korban Jiwa

"Kami di manajemen sangat terkejut dengan kabar duka bahwa bapak (Toya Adnyana) meninggal dunia tadi sore (kemarin red)."

"Kami mendapat informasi, jam 4 sore tadi beliau meninggal dunia di RS Sanglah Denpasar," ungkap Asisten Manajer Operasional DTW Tanah Lot, I Wayan Sudiana, Senin 1 Pebruari 2021.

Menurutnya, kabar ini sangat mengangetkan pihak manajemen seluruhnya karena dua hari lalu atau tepat saat perayaan Hari Saraswati ia masih sempat melaksanakam sembahyang bersama di Kantor DTW. 

Nomor HP Kabag Humas Pemda Tabanan Diretas, Ketua DPRD Bali Diminta Transferan Rp5 Juta

Biografi Bupati Tabanan Terpilih, Sempat Kerja di Hotel, Karier Politik Dimulai Dari Anak Ranting

Ban Belakang Pecah pada Jalan Tanjakan & Menikung, Truk Terguling di Selemadeg Tabanan Bali

Dia menceritakan, sebelum dinyatakan meninggal dunia, Toya Adnyana sempat mengeluhkan sakit pada bagian dadanya, Senin 1 Februari 2021 dinihari.

Selanjutnya, ia dilarikan ke BRSU Tabanan agar segera mendapat penanganan.

Ternyata setelah dilakukan pengecekan kesehatan, almarhum mengalami masalah pada jantungnya sehingga dirujuk ke RSUP Sanglah siang harinya.

"Awalnya diajak ke RS Tabanan, kemudian baru dirujuk ke RS Sanglah siangnya. Saat itu bapak masih bisa berbicara dengan baik," kenangnya. 

Pulang Mabuk, Sampai Kos Siswanto Dikeroyok Korlap Ormas Asal Tabanan di Mengwi Badung Bali

Pengendara Motor Tewas Usai Tabrak Minibus Misterius di Tabanan Bali, Dagu Robek dan Lutut Lecet

Tabanan Usulkan 1.620 Guru Ikut Seleksi PPPK Kemendikbud, Masih Menunggu Kuota dan Waktu Pelaksanaan

Kemudian, kata dia, pasca dinyatakan meninggal dunia, jenazah almarhum saat ini masih dititipkan di RS Sanglah.

Sesuai informasi dari keluarganya, jenazah akan dibawa ke rumah duka di Banjar Batan Buah Kaja, Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Tabanan, Bali pada Jumat 5 Februari 2021 mendatang.

Selanjutnya, prosesi pengabenan akan dilaksanakan Minggu 7 Februari 2021 di setra banjar adat setempat. (*)

"Informasi dari keluarga almarhum, jenazah akan dibawa ke rumah duka Jumat depan kemudian upacaranya dilaksanakan hari Minggu," tandasnya.(mpa)

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved