Breaking News:

Berita Tabanan

Tabanan Usulkan 1.620 Guru Ikut Seleksi PPPK Kemendikbud, Masih Menunggu Kuota dan Waktu Pelaksanaan

"Sudah diusulkan oleh Disdik, kemudian kita tindaklanjuti dengan mengusulkan jumlah tersebut ke dalam e-formasi," kata Sugatra, Rabu 20 Januari 2021. 

TRIBUN KALTIM
Jadwal pendaftaran PPPK atau P3K segera dibuka.  

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Pemkab Tabanan melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) telah mengusulkan sebanyak 1.620 tenaga pendidik berstatus kontrak dan honorer ke pusat lewat e-formasi.

Hal ini sesuai dengan wacana perekrutan 1 Juta tenaga pendidik menjadi Pegawai Pemerintah dengab Perjanjian Kerja (PPPK) oleh Kemendikbud.

Hanya saja hingga saat ini masih belum ada informasi mengenai berapa kuota yang diperoleh Tabanan dan kapan waktu proses seleksi tenaga PPPK ini. 

Menurut Kepala BKPSDM Tabanan, I Wayan Sugatra, belum lama ini pihaknya telah mendapat rekomendasi dari Dinas Pendidikan terkait jumlah tenaga pendidik (guru) yang boleh mengikuti seleksi perekrutan PPPK.

Total ada 1.620 orang guru di Tabanan yang dinyatakan boleh mengikutinya. 

Baca juga: Denpasar Usulkan 170 Formasi CPNS dan 1.210 PPPK untuk Formasi Tahun 2021

Baca juga: BKPSDM Karangasem Anggarkan 3 Milyar Untuk Rekrutem CPNS dan PPPK

Baca juga: Disdikpora Bangli Usulkan 2.108 Tenaga Kontrak dan Pengabdi Jadi PPPK

"Sudah diusulkan oleh Disdik, kemudian kita tindaklanjuti dengan mengusulkan jumlah tersebut ke dalam e-formasi," kata Sugatra, Rabu 20 Januari 2021. 

Dia melanjutkan, jumlah yang diusulkan tersebut, merupakan guru berstatus tenaga kontrak maupun honorer yang datanya sudah masuk dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik). 

Mengenai berapa jatah untuk Tabanan dan kapan waktu pelaksanaannya, Sugatra masih belum menerima informasi tersbeut.

Pihaknya juga masih menunggu informasi dari pusat yakni Kemendikbud terkait rencana perekrutan 1 Juta PPPK untuk guru ini.

"Untuk berapa dan kapan PPPK ini berjalanan kita masih menunggu informasinya. Semoga segera ada kabar baik dan akan kami sampaikan segera juga," tandasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Tabanan, I Nyoman Putra menyatakan, pihaknya telah mengajulan usulan jumlaj tenaga guru yang berhak mengikuti seleksi nantinya.

Sebab, aturan menyebutkan guru tersebut harus masuk dapodik. 

"Sudah kita usulkan di BKPSDM, untuk kelanjutannya dilaksanakan BKPSDM ya," ungkapnya. 

Dia menyatakan, informasi perekrutan ini tentunya menjadi angin segar bagi para guru yang belum menjadi bagian dari ASN hingga saat ini.

Sebab, tak sedikit tenaga guru di Tabanan berstatus kontrak maupun honorer yang menjadi tenaga pendidik cukup lama bahkan hingga belasan tahun. 

Baca juga: Guru Honorer Negeri dan Swasta Bisa Jadi PPPK, Apa itu PPPK?

Baca juga: Ini Syarat Menjadi PPPK bagi Guru Honorer, Gajinya Setara PNS

"Semoga dengan perekrutan ini, tenaga guru di Tabanan bisa menjadi bagian dari ASN," harapnya.

Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved