Breaking News:

Berita Pendidikan

ITS Surabaya Buka Dua Program Studi Baru di Tahun Ajaran 2021/2022, Apa Saja?

Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITS, Prof Adi Soeprijanto menjelaskan dua prodi baru ini dibentuk lantaran adanya keilmuan

Istimewa
Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITS Surabaya, Prof Adi Soeprijanto 

TRIBUN-BALI.COM - Perguruan tinggi saat ini sedang gencar membuka program studi baru yang berhubungan dengan bidang yang menjadi prioritas pemerintah.

Seperti Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya yang membuka dua program studi (prodi) sarjana (S1) baru, yakni Prodi Teknik Lepas Pantai di bawah Departemen Teknik Kelautan dan Prodi Teknik Pangan di bawah Departemen Teknik Kimia.

Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITS, Prof Adi Soeprijanto menjelaskan dua prodi baru ini dibentuk lantaran adanya keilmuan yang berbeda dari prodi yang sudah ada di masing-masing departemen tersebut.

Ditambah ITS sebetulnya sudah memiliki dosen yang ahli pada masing-masing prodi baru tersebut.

Deteksi Virus Corona Lewat Bau Ketiak, Ini Alat Baru Temuan ITS Surabaya

"Dua prodi baru tersebut rencananya mulai menerima mahasiswa baru pada tahun ajaran 2021/2022 ini, namun hanya melalui jalur penerimaan Seleksi Kemitraan dan Mandiri (SKM).

Karena proses pembentukan dua prodi ini masih berlangsung sampai saat ini,” ungkapnya.

Dikatakan Adi, mahasiswa lulusan Teknik Lepas Pantai nantinya diharapkan mampu merancang bangunan lepas pantai terpancang (fixed offshore structure) dan bangunan lepas pantai terapung (floating offshore structure) serta bangunan lepas pantai bawah laut (subsea facilities) berdasarkan prinsip-prinsip rekayasa dengan mempertimbangkan standard, code, rules, regulation dan recommended practice.

Menurutnya, hal tersebut akan sangat mendukung bangsa Indonesia dalam memanfaatkan potensi sumber daya alam yang terletak di lepas pantai, seperti gas, minyak bumi, dan mineral.

Apalagi potensi minyak bumi dan gas Indonesia 70 persen di antaranya berada di perairan.

“Sehingga harapannya, kebutuhan ahli di bidang Teknik Lepas Pantai di Indonesia bisa terpenuhi ke depannya,” ungkap guru besar Teknik Elektro ini.

Halaman
12
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved