Berita Bali
Ingatkan Panitia Mengenai Prokes, Perayaan Imlek di Bali Diharapkan Bisa Mencegah Klaster Baru
dalam pengamanan ini, panitia pelaksana tempat Ibadah Wihara, Kelenteng dan lainnya agar benar-benar menjaga dan memperhatikan prokes.
Penulis: Firizqi Irwan | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Laporan Wartawan Tribun Bali, Ahmad Firizqi Irwan
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Untuk mencegah terjadinya klaster baru saat perayaan Imlek Tahun 2021 di Kota Denpasar dan Kabupaten Badung, Dandim 1611/Badung Kolonel Inf I Made Alit Yudana ikut menyerukan masyarakat yang merayakan agar tetap patuhi protokol kesehatan (prokes) saat peribadatan.
Bertempat di Aula Serbaguna Gedung Pesat Gatra Lantai 3, Polresta Denpasar menggelar rapat yang dipimpin Wakapolresta Denpasar AKBP I Wayan Jiartana pada Senin 8 Februari 2021.
Dandim 1611/Badung menyampaikan agar masyarakat yang merayakan peribadatan agar tetap memperhatikan protokol kesehatan (prokes).
• Perayaan Imlek, Petugas Gabungan Siap Mengamankan dan Terapkan Prokes Cegah Klaster Baru di Denpasar
• PPKM Berskala Mikro di Denpasar Diterapkan Besok, Berikut Aturan dan Jam Operasional
• ACT Bali Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi Korban Kebakaran Permukiman Pemulung Denpasar
"Ya kita minta agar masyarakat mengantisipasi terjadinya klaster baru. Antisipasi dilakukan agar masyarakat bisa menjaga dirinya sendiri dan orang lain juga," ujar Kolonel Inf I Made Alit Yudana, Senin 8 Februari 2021.
Lebih lanjut dalam pengamanan ini, panitia pelaksana tempat Ibadah Wihara, Kelenteng dan lainnya agar benar-benar menjaga dan memperhatikan prokes.
"Kepada panitia, kami minta untuk memperhatikan protokol kesehatan dan bisa ditingkatkan keamanan saat ibadah Imlek," tambahnya.
Banjr Pesanan Hampers
Pada Tanggal 12 Februari 2021 mendatang ini, seluruh umat Budha akan melangsungkan perayaan Tahun Baru Imlek.
Beberapa persiapan pun telah dilakukan untuk menyambut perayaan tersebut.
Mulai dari makanan, alat Persembahyangan hingga pernak-perniknya.
Salah satu usaha yang kebanjiran orderan Hampers Imlek adalah Griya Cristal.
Toko yang terletak di Jalan Hang Tuah Nomor 36, Sanur, Denpasar, Bali ini sudah mulai mendapatkan orderan Hampers Imlek sejak tanggal 1 Februari 2021 lalu.
Gusti Ayu Eka Utarini selaku pemilik usaha Griya Crystal mengatakan beberapa pembelinya adalah instansi seperti Bank yang memesan Tree Crystal untuk memberikan hadiah pada nasabahnya yang merayakan perayaan Imlek.
"Sampai sekarang saya sudah membuat 40 jenis hampers Imlek.
Bentuknya bermacam-macam salah satunya adalah hampers Crystal Tree yang terbagi beberapa size yang meliputi size S dan M.
Selain Crystal Tree hampers untuk Imlek lainnya yang saya buat adalah strap masker dan kalung," ungkapnya pada Minggu 7 Februari 2021.
Harga hampers untuk perayaan Imlek ini dibanderol mulai dari harga 150 ribu hingga 1 Juta.
Sementara untuk fungsi hampers Imlek yang berbahan dasar kristal menurutnya dipercaya dapat membawa kemakmuran dan kesehatan.
"Feng Shui China kan ada kristal-kristal yang untuk kemakmuran, prosperity, hingga membawa sebuah keberuntungan.
Mulai dari warna-warna hijau, kuning emas serta merah sangat di tonjolkan dalam perayaan Imlek.
Maka dari itu saya kombinasi warna-warna tersebut yang dipercaya dapat membawa keberuntungan.
Sedangkan pada vibrasi dari kristal sendiri dapat membawa kesehatan dan kemakmuran.
Terlebih saat ini adalah tahun kerbau emas jadi ditahun ini diprediksi beberapa orang cukup bekerja keras," tambahnya.
Selain itu ia juga mengkombinasikan kristal-kristal yang vibrasinya dapat membawa semangat bekerja dan kreativitas.
Ia juga mengatakan bahwa kebanyakan pembelinya berasal dari luar kota seperti, Jakarta dan Tanggerang.
Bahkan beberapa dari mereka sudah ada yang melakukan repeat order atau pembelian kembali hingga 5 kali. (*)