Breaking News:

Berita Jembrana

Hari Pertama PPKM Mikro di Jembrana Bali, Delapan Orang Pelanggar Masker Dihukum Push Up

“Kami mulai jam 9 sampai jam 11 dan ada delapan orang yang kami jaring. Kami berikan hukuman push up karena melanggar dan kami bina supaya tidak melak

istimewa
Hari pertama PPKM Mikro, Operasi tertib masker di Loloan Timur , Selasa 9 Februari 2021 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Surat Edaran (SE), Bupati Jembrana terkait dengan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) secara mikro sudah diteken dan disebar ke desa-desa sejak Senin 8 Februari 2021, kemarin.

Dalam pemeberlakuan ini, kegiatan masyarakat akan dibatasi hingga 50 persen untuk di luar rumah.

Dan saat ini pihak desa sudah menyusun draft untuk PPKM mikro tersebut.

Di sisi lain, PPKM Mikro memang belum berjalan maksimal dikarenakan pihak desa masih menyusun draft.

Namun, untuk pembatasan dan sosialisasi ini ujung tombak ada di petugas gabungan, yang sudah sejak September 2020 lalu menggelar yustisi operasi tertuna masker.

Kepatuhan Penggunaan Masker di Denpasar Bali Lebih dari 95 Persen

BREAKING NEWS: Hari Pertama PPKM Mikro di Denpasar, Satpol PP Sidak Masker di Sumerta Kelod

Dan hari pertama pelaksanaan PPKM Mikro Selasa 9 Februari ini, petugas kembali terjun dan menjaring warga yang masih tidak patuh dalam pemakaian masker.

Setidaknya ada delapan orang warga yang terjaring.

Akibatnya, mereka pun disanksi dengan hukuman push up oleh petugas gabungan.

Kasatpol PP Jembrana, Made Leo Agus Jaya mengatakan bahwa pihaknya mengerti akan sedikitnya ada delapan orang warga.

Yustisi tertib pemakaian masker itu dilakukan di Jalan Gunung Puncak Jaya, Kelurahan Loloan Timur Kecamatan Jembrana.

Halaman
12
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved