Breaking News:

Berita Gianyar

Jalan Berlubang Makan Korban Telah Ditutup, Kapolsek Sukawati Bali Himbau Masyarakat Waspada

sejumlah jalan di Kabupaten Gianyar kondisinya terkelupas dan tak sedikit pula yang berlubang.

istimewa
Personil Polsek Sukawati menutup jalan berlubang di Jalan Raya Celuk menggunakan material seadanya, Selasa 9 Februari 2021 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Hujan deras yang hampir setiap hari mengguyur wilayah Kabupaten Gianyar, tidak hanya menyebab bencana pohon tumbang dan tanah longsor.

Hal ini juga berdampak terhadap kondisi jalan raya. 

Pantauan Tribun Bali sejak beberapa hari ini, sejumlah jalan di Kabupaten Gianyar kondisinya terkelupas dan tak sedikit pula yang berlubang.

Kondisi ini diakibatkan oleh air hujan yang menggenang di jalan.

Dimana secara umum, jalanan di Kabupaten Gianyar selalu tergenang air saat hujan deras, lantaran drainase yang tak mampu menampung volume air hujan. 

Satu di antara dampak dari hujan ini berada di Jalan Raya Celuk, Sukawati.

BREAKING NEWS - Jalan Berlubang Makan Korban, Seorang Pengendara Terkapar di Sukawati Gianyar Bali

Masuki Musim Hujan, Dinas PUPR Badung Bersihkan Gorong-Gorong dan Tambal Jalan Berlubang

Pengguna Jalan Harap Berhati-hati, Ada Jalan Berlubang Setinggi 30 CM Tepat di Depan Mapolda Bali  

Hal ini mengakibatkan seorang pengendara sepeda motor harus dilarikan ke rumah sakit lantaran terjadi usai melintasi jalan berlubang.

"Dari kejauhan, jalan berlubang itu memang tidak terlihat. Apalagi letaknya berada di tengah jalan, terkadang terhalang oleh kendaraan di depan," ujar seorang warga di Celuk. 

Pantauan Tribun Bali, saat ini lubang tersebut telah ditutup dengan material seadanya. 

Kapolsek Sukawati, AKP Suryadi mengimbau masyarakat untuk lebih waspada saat berkendara.

Sebab tidak sedikit jalan yang mengalami kerusakan dampak musim hujan yang mengguyur setiap hari.

Namun demikian, pihaknya akan memastikan menangani jalan-jalan berlubang di wilayah Sukawati, guna menghindari hal yang tidak diinginkan. 

Selain itu, pihaknya juga berharap warga sekitar memberikan perhatian pada kondisi jalan di wilayahnya.

Ketika ada yang rusak dan dirasa membahayakan masyarakat, diharapkan untuk sementara ditutup sembari menunggu penanganan dari lebih lanjut dari instansi terkait.

"Musim hujan yang harus kita waspadai bukan hanya pohon tumbang dan tanah longsor, tetapi juga jalan rusak. Mari sama-sama kita jaga wilayah kita agar terhindar dari hal yang tak diinginkan," ujarnya. (*)

Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved