Masuki Musim Hujan, Dinas PUPR Badung Bersihkan Gorong-Gorong dan Tambal Jalan Berlubang

Memasuki musim penghujan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruangan (PUPR) terus berjibaku melakukan pembersihan saluran air maupun gorong-gorong.

Tribun Bali/I Komang Agus Aryantha
Penambalan jalan berlubang yang dilakukan Dinas PUPR Badung di beberapa ruas jalan yang ada di Badung 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Memasuki musim penghujan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruangan (PUPR) terus berjibaku melakukan pembersihan saluran air maupun gorong-gorong.

Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya banjir saat terjadinya hujan lebat.

Saluran air maupun gorong-gorong yang ada di setiap kecamatan pun dilakukan pengecekan satu persatu. Jika ada yang dangkal maka saluran air itu akan langsung dikeruk dan dibersihkan.

Baca juga: Personel Superman Is Dead (SID) Hingga Artis Rina Nose Datangi Sidang Jerinx di PN Denpasar

Baca juga: Awas Diblokir! Kemenkominfo Siapkan Aturan Baru tentang Pemblokiran Konten Negatif di Medsos

Baca juga: Ayu Ting Ting Kesal Hingga Tunjuk-tunjuk Billy Syahputra Karena Tak Follow Instagramnya

Kepala Dinas PUPR Badung Ida Bagus Surya Suamba mengatakan ada enam kelompok yang bertugas membersihkan semua saluran air tersebut.

"Untuk pembersihan gorong-gorong rutin kita laksanakan di setiap kecamatan. Hal ini kita lakukan sebagai langkah antisipasi terjadinya banjir saat musim hujan," jelasnya Selasa (20/10/2020).

Pihaknya juga mengatakan, enam kelompok tersebut dibagi di setiap kecamatan yang ada di Badung yakni kecamatan Petang, Mengwi, Abiansemal, Kuta Utara, Kuta, dan Kuta Selatan.

Baca juga: Anggaran Kesehatan Gratis di Gianyar Naik Rp 3 Miliar Menjadi Rp 35 Miliar

Baca juga: Kritik PKS Terkait Setahun Pemerintahan Jokowi-Maruf Amin: Represif dan Royal Utang

Baca juga: Nita Thalia Tuding Soal Penghasilannya Hingga Bongkar Aib, Istri Pertama Nurdin Rudhythia Bicara

Sehingga penanganan pembersihan gorong-gorong bisa cepat ditangani.

"Jadi setiap satu kelompok jumlahnya 6 orang. Mereka yang akan membersihkan semua gorong-gorong yang banyak ada endapan lumpur. Termasuk juga saat musim hujan jika ditemukan banyak sampah," jelasnya.

Lanjut dijelaskan, untuk gorong-gorong yang dangkal, tanahnya juga akan dilakukan pengerukan sehingga kembali normal seperti biasanya.

Baca juga: Ops Yustisi Sasar Pasar Klan Kuta, Polisi Temukan 11 Orang Pelanggar Prokes

Baca juga: DPO Kasus Narkoba Polda NTB Diciduk di Buleleng

Baca juga: BREAKING NEWS - Amankan Sidang Jerinx SID, Personel Keamanan dan Rantis Siaga di Depan PN Denpasar

Begitu juga tanahnya akan diangkut dan tidak mengganggu akses jalan.

Birokrat asal Tabanan ini juga mengaku selain membersihkan gorong-gorong pihaknya juga melakukan perbaikan beberapa jalan yang berlubang.

Pasalnya di musim hujan ini banyak ditemukan jalan yang berlubang.

Baca juga: Kodam IX/Udayana Kembali Terima CSR Dua Unit Mobil Ambulans, Momen Tepat di Tengah Pandemi

Baca juga: Objek Wisata Penglipuran Mulai Dikunjungi Wisatawan Domestik, Kunjungan Tertinggi Mencapai 175 orang

"Agar lubangnya tidak meluas dan melebar kita langsung lakukan perbaikan berupa penambalan. Pasalnya di musim hujan jalan bisa saja terkikis yang mengakibatkan lubang besar," katanya sembari mengatakan anggaran yang digunakan pun adalah anggaran pemeliharaan.

Seperti diketahui, anggaran pemeliharaan jalan di Kabupaten Badung pada APBD Induk tahun 2020 sebesar Rp 12 Miliar.

Anggaran pemeliharaan itu pun sudah digunakan untuk membangun trotoar di Canggu dengan nilai Rp 10 Milliar.

Maka bisa dikatakan pemeliharaan jalan di Badung sebanyak Rp 2 Miliar. (*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved