Breaking News:

Sponsored Content

Ketua Yayasan WDS Denpasar Ida Bagus Dharmadiaksa: Hanya ITB STIKOM Bali, Tidak Ada yang Lain

Belum lama ini, ada keluhan masuk ke Yayasan Widya Dharma Shanti (Yayasan WDS) Denpasar, induk ITB STIKOM Bali, terutama setelah STMIK STIKOM Bali

istimewa
Kepala LLDikti Wilayah VIII Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa, M.Si berbincang-bincang dengan Drs. Ida Bagus Dharmadiaksa, M.Si., Ak., C.A (Ketua Yayasan WDS Denpasar), Dr. Dadang Hermawan (Rektor ITB STIKOM Bali) dan I Made Sarjana, S.E., M.M (Wakil Rektor 3 ITB STIKOM Bali) dalam wisuda ITB STIKOM Bali tahun 2019. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Nama STIKOM Bali ternyata sering dicatut oleh pihak yang tidak bertanggungjawab untuk kepentingan mereka.

Belum lama ini, ada keluhan masuk ke Yayasan Widya Dharma Shanti (Yayasan WDS) Denpasar, induk ITB STIKOM Bali, terutama setelah STMIK STIKOM Bali bertransformasi menjadi ITB STIKOM Bali

Ternyata ada lembaga tertentu mengklaim sebagai “anak kandung” ITB STIKOM Bali.

Terbaru  pihak Yayasan WDS Denpasar menerima informasi dari Mataram bahwa STMIK STIKOM Bali bertransformasi menjadi nama yang berbeda dengan nama ITB STIKOM Bali.

Selama 1,5 Tahun Bertransformasi, ITB Stikom Bali Raih Peringkat Bergengsi di Tingkat Nasional

Terhadap klaim yang terkesan mendompleng ketenaran ITB STIKOM Bali ini membuat Ketua Ketua Yayasan WDS Denpasar, Drs. Ida Bagus Dharmadiaksa, M.Si., Ak., C.A., akhirnya angkat bicara.

Ditemui di kampus ITB STIKOM Bali, Selasa 9 Februari 2021, Ida Bagus Dharmadiaksa menegaskan ITB STIKOM Bali tidak mempunyai hubungan dengan perguruan tinggi lain di luar STIKOM Bali Group.

Dia meminta masyarakat untuk tidak terkecoh dengan lembaga lain yang mengaku “anak kandung” STIKOM Bali.

Dia menyebut perubahan status dari sekolah tinggi menjadi institut sesuai sesuai Surat Keputusan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi No. 357/KPT/I/2019 tentang Izin Perubahan Bentuk Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Teknik Komputer menjadi Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali tertanggal 7 Mei 2019.

“Nama kami adalah ITB STIKOM Bali, bukan yang lain. Kami berharap masyarakat tidak terkecoh dengan lembaga lain yang mengaku anak kandung STIKOM Bali.

 Dan setelah bertransformasi menjadi ITB STIKOM Bali, kami tidak hanya mempelajari ilmu komputer tetapi juga ilmu bisnis. Makanya sekarang kami buka program studi binsis digital,” tegas Dharmadiaksa. 

Halaman
12
Editor: Wema Satya Dinata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved