Human Interest Story
Terima Penghargaan dari Kapolri, Pecalang di Denpasar Ini Merasa Terharu & Teringat Mendiang Istri
Dua orang Pecalang Desa Adat di Bali baru-baru ini mendapat penghargaan langsung dari Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Wema Satya Dinata
Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dua orang Pecalang Desa Adat di Bali baru-baru ini mendapat penghargaan langsung dari Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.
Penghargaan itu diserahkan kepada dua orang Pecalang, Putu Soma Antara dan I Nyoman Sukanada di sela kunjungan Kapolri ke Pulau Bali pada Kamis 4 Februari 2021.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan penghargaan kepada dua orang Pecalang Bali yang berprestasi karena telah memberikan kontribusi untuk masyarakat dan membantu tugas aparat kepolisian.
I Nyoman Sukanada diberikan reward lantaran bersinergi dalam program baca keliling atau Caling dengan mengumpulkan buku-buku bekas di Bank Sampah dan mengajak anak-anak sekitar rajin membaca.
Baca juga: Kisah Aiptu Nyoman Ardana Buat program Caling, Sampai ke Telinga Kapolri Hingga Sabet Penghargaan
Dijumpai di kediamannya, di Gang Suli, Jalan Cokroaminoto, Ubung, Denpasar Utara, Denpasar, Bali, salah satu pecalang yang mendapat penghargaan, I Nyoman Sukanada saat itu baru saja menunaikan persembahyangan Tumpek Landep.
Pria kelahiran Denpasar 3 November 1972 itu bercerita kepada Tribun Bali, Sukanada mengaku tidak menyangka bakal memperoleh sebuah penghargaan dari Kapolri atas ketulusannya dalam mencerdaskan anak bangsa melalui Program Membaca Keliling yang digagas Bhabinkamtibmas Ubung Aiptu I Nyoman Ardana.
Kamis 4 Februari 2021 menjadi hari yang tak terlupakan bagi dia, Pukul 17.00 Wita secara tiba-tiba ia dihubungi oleh Bhabinkamtibmas Ubung, Aiptu Nyoman Ardana untuk merapat ke Markas Polda Bali.
Tak disangka tak dinyana ia mendapat penghargaan dari Kapolri.
"Saya tidak menyangka, saya kira ada apa ternyata dapat penghargaan dari Pak Kapolri, saya tentu bahagia, anak-anak saya pun bangga, rekan pecalang juga bangga, sampai di-upload di statusnya," tutur dia.
"Sebenarnya saya hanya menjalankan ajakan pak Bhabinkamtibmas, diajak berkeliling sambil membawa buku bacaan ke rumah-rumah, ke sekolah-sekolah, tujuannya untuk menambah wawasan generasi penerus bangsa, saya tulus melaksanakannya," ungkap pria lulusan SD Negeri 1 Ubung itu.
Kegiatan itu biasa dilaksanakan setiap hari dari pagi hingga siang hari.
Menurutnya, menjalankan kegiatan sosial Program Caling merupakan bagian dari perannya untuk membantu masyarakat sekitar, selain patroli menjaga ketertiban, kemananan dan kenyamanan Desa Ubung.
Sukanada aktif bergabung di organisasi Pecalang sejak 10 tahun yang lalu atau sekitar tahun 2010.
Mulanya ia bergabung sebagai Pecalang Banjar Tengah, kemudian ia bergabung dengan Pecalang Desa Adat Ubung.
Baca juga: Sosok Aipda Suardika, Polisi Bali Dapat Penghargaan Kapolri Listyo Sigit, Kirim Laporan 300 Per Hari
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/pecalang-desa-adat-ubung-i-nyoman-sukanada-yang-memperoleh-penghargaan-dari-kapolri.jpg)