Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Human Interest Story

Terima Penghargaan dari Kapolri, Pecalang di Denpasar Ini Merasa Terharu & Teringat Mendiang Istri

Dua orang Pecalang Desa Adat di Bali baru-baru ini mendapat penghargaan langsung dari Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi

Tayang:
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Adrian Amurwonegoro
Pecalang Desa Adat Ubung, I Nyoman Sukanada yang memperoleh penghargaan dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, di kediamannya Gang Suli, Jalan Cokroaminoto, Ubung, Denpasar Utara, Denpasar, Bali, Sabtu 13 Februari 2021. 

Sukanada merampungkan pendidikan akhirnya di tingkat Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA/SMA) Pandawa Abiansemal, Badung, Bali.

Selanjutnya, ia bekerja sebagai buruh bangunan selama bertahun-tahun dan sempat bekerja di sebuah Bank di Kerobokan.

Namun dibalik kebahagiaan pria yang hobi memancing itu, rupanya terselip sebuah kesedihan yang mungkin tak diketahui banyak orang, sebab prestasi membanggakan ini tak bisa disaksikan langsung oleh sang istri tercinta.

Istri Sukanada meninggal dunia 5 tahun silam, sepeninggal istrinya, Sukanada memiliki tanggung jawab terhadap seorang putrinya, sementara 2 anaknya yang lain kini sudah melepas masa lajang.

Selain itu, Sukanada juga membantu mencukupi kebutuhan dua orang tua yang tinggal seatap dengannya.

Untuk menghidupi keluarganya, Sukanada juga kerap berjualan Canang di sela aktivitasnya berdinas sebagai Linmas Kelurahan Ubung dan Pecalang Desa Adat Ubung.

Di Satuan Linmas Kelurahan Ubung, pria tamatan SMP PGRI 10 itu bergabung sejak tahun 2017 lalu serta menjadi bagian Bantuan Kemananan Desa.

"Untuk penghasilan, saya juga biasa berjualan Canang tapi sekarang sedang berhenti, selain Pecalang saya juga anggota Linmas, kalau Pecalang itu istilahnya Ngayah. Sekarang saya orang tua tunggal, istri saya meninggal dunia 5 tahun yang lalu jadi tidak bisa melihat langsung saat saya menerima penghargaan dari Pak Kapolri," rintih Sukanada seraya teringat mendiang istrinya.

Kehormatan Bertemu Kapolri

Sebuah kehormatan bagi Nyoman Sukanada sebagai Pecalang Desa Adat di Bali dapat bertatap muka secara langsung dengan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit dalam acara penyerahan penghargaan di Mapolda Bali saat itu.

"Saya belum pernah melihat Pak Kapolri secara apalagi bertatapan langsung, sangat tidak menyangka," ungkap dia.

Baca juga: Polisi Berprestasi di Polres Gianyar, Aipda I Nengah Suardika: Seperti Mimpi Bertemu Pak Kapolri  

Berkat peran sertanya kepada masyarakat dan membantu anggota Polri dalam bertugas, maka Polri selain mendapat penghargaan kepada Sukanada juga menyerahkan uang bernilai puluhan juta rupiah.

"Kemarin dapat uang juga dari Kapolri pas penyerahan penghargaan itu, saya sangat bersyukur dan tidak menyangka di tengah situasi pas-pasan, sangat bersyukur dengan reward ini, bisa membantu mencukupi kebutuhan keluarga dan bisa menjadi tabungan untuk anak saya menikah nanti," bebernya.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit sendiri berpesan agar Polri dan masyarakat harus bersatu di tengah pandemi ini sesuai seperti program yang tuangkan Kapolri dalam 16 program prioritas, pada poin kelima, yaitu pemantapan kinerja peliharaan Kamtibmas.

Kapolri menyampaikan apresiasi kepada dua orang Pecalang yang sering membantu tugas kepolisian dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif.

“Terima kasih kepada Bapak Pecalang yang sudah membantu tugas kepolisian. Saya yakin tanpa bantuan masyarakat, Polri tidak bisa melaksanakan tugas dengan baik," kata Jenderal Polisi Listyo Sigit. (*)

Sumber: Tribun Bali
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved