Breaking News:

Berita Karangasem

Penghasilan Perbekel di Karangasem Rp 4-8 Jutaan, Disesuaikan dengan Kemampuan Keuangan Desa

Seandainya dikalkulasi berdasarkan perhitungan semua penerimaan perbekel, penghasilannya sekitar Rp 4 - 8 juta.

NET
Ilustrasi uang. Penghasilan Perbekel di Karangasem Rp 4-8 Jutaan, Disesuaikan dengan Kemampuan Keuangan Desa 

TRIBUN-BALI.COM,  AMLAPURA - Penghasilan perbekel, meliputi penghasilan tetap serta tunjangan, di Kabupaten Karangasem bervariatif tergantung kemampuan  keuangan di desa bersangkutan.

Mengingat anggaran dana desa (ADD) masing - masing desa berbeda satu  desa dengan yang lainnya.

Kabid Pemberdayaan Masyarakat Desa, Dinas PMD Karangasem, Gede Kaneka Setiawan, mengatakan penghasilan perbekel secara keseluruhan berbeda satu dengan lainnya.

Seandainya dikalkulasi berdasarkan perhitungan semua penerimaan perbekel, penghasilannya sekitar Rp 4 - 8 juta.

Baca juga: Di Badung Penghasilan Perbekel Sampai Rp 16 Juta Sebulan, di Bangli Cuma Sepertiganya

"Penghasilan perbekel di Karangasem (meliputi penghasilan tetap, tunjangan, & honorium) paling tinggi sekitar 8.679.400.

Sedangkan penghasilan terendah yakni 4.629.000. Bervariatif penghasilannya,"ungkap  Gede Kaneka Setiawan, Senin 15 Februari 2021.

Berdasarkan Peraturan Bupati (Perbup) Karangasem No 51 tahun 2019, besaran penghasilan tetap semua perbekel di Karangasem sudah ditetapkan pemerintah.

Penghasilannya setara pegawai negeri sipil (PNS) golongan III c, sekitar 2.802.300.

Sedangkan tunjangannya variatif sesuai keuangannya.

"Pengalokasian untuk penghasilan tetap saja yang di perhitungan ADD, untuk tunjangannya setiap desa yang menentukan besaranya sesuai ketentuan maksimal dan sudah diatur dalam Perbup 51 tahun 2019," tambah Kanena, sapaan akrab Gede Kaneka Setiawan.

Halaman
123
Penulis: Saiful Rohim
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved