Breaking News:

Pejabat Dispar Buleleng Jadi Tersangka

Gubernur Koster Malu

Gubernur Bali I Wayan Koster meminta para pejabat Dispar Buleleng yang sudah terbukti melakukan tindak pidana korupsi agar diproses secara hukum.

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana | Editor: Komang Agus Ruspawan
Tribun Bali/I Wayan Sui Suadnyana
Gubernur Bali, Wayan Koster, saat menggelar konferensi pers di rumah jabatannya, Selasa (22/12/2020). Gubernur Koster malu dengan kasus dugaan korupsi di Dispar Buleleng. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Gubernur Bali, Wayan Koster, merasa malu dengan adanya kasus dugaan penyelewengan pemanfaatan dana hibah di Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng. 

“Saya jadi malu karena ada kejadian begini, jadi malu, enggak enak," kata Gubernur Koster di rumah jabatannya, Jaya Sabha, Denpasar,  Selasa 16 Februari 2021.

Koster pun meminta para pelaku yang sudah terbukti melakukan tindak pidana korupsi agar diproses secara hukum. 

"Jadi saya berharap ini diproses secara hukum,” kata Ketua DPD PDI Perjuangan Bali ini.

Koster juga berharap kasus ini menjadi pelajaran bagi para pejabat di pemerintahan dalam menggunakan APBN.

“Ini menjadi pelajaran supaya kita berhati-hati mengikuti aturan dalam menggunakan dana APBN. Apalagi tahun ini kan akan ada lagi program itu,” tandasnya.

Baca Juga: UPDATE: Tujuh Pejabat Dispar Buleleng Dicecar 27 hingga 30 Pertanyaan, Satu Tersangka Sakit 

Baca Juga: UPDATE Kasus Dugaan Mark-Up Biaya Hotel di Buleleng, Kejari Periksa 20 Saksi, Vendor Kembalikan Uang 

Sebelumnya Kejaksaan Negeri Buleleng telah menetapkan tersangka atas kasus dugaan mark-up biaya hotel dalam program Explore Buleleng, pada Kamis 11 Februari 2021.

Ada delapan orang tersangka yang ditetapkan sebagai tersangka. Mereka seluruhnya pejabat di Dinas Pariwisata (Dispar) Buleleng. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved