Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Dugaan Korupsi Pengadaan Masker

Bidik Dana Pengadaan Masker, Kejari Karangasem Dalami Dugaan Penyimpangan

Kejaksaan Negeri (Kejari) Karangasem masih mendalami kasus dugaan penyimpangan pengadaan masker scuba

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Tribun Bali/Saiful Rohim
Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Karangasem, Aji Kalbu Pribadi - Bidik Dana Pengadaan Masker, Kejari Karangasem Dalami Dugaan Penyimpangan 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Kejaksaan Negeri (Kejari) Karangasem masih mendalami kasus dugaan penyimpangan pengadaan masker scuba oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karangasem.

Diduga dalam pengadaan masker terdapat penyimpangan anggaran.

Data yang berhasil dihimpun, anggaran untuk pengadaan masker scuba mencapai miliaran rupiah.

Anggaran tersebut digunakan untuk pengadaan sekitar 512.797 lembar masker.

Baca juga: BREAKING NEWS: Kejari Karangasem Telusuri Dugaan Penyimpangan Pengadaan Masker Rp 2,9 M

Baca juga: Kembalikan Uang Cipratan Mark-up, Staf DPMPTSP Datangi Kejari Buleleng Terkait Dana Hibah Pariwisata

Baca juga: Kejari Karangasem Tangani 3 Kasus Korupsi, Pengadaan Masker hingga Bedah Rumah

Ratusan ribu lembar masker tersebut untuk masyarakat Karangasem dalam mengurangi penyebaran Covid-19 yang terus meningkat.

Masker scuba diberikan untuk warga di delapan kecamatan di Kabupaten Karangasem, yakni Kecamatan Manggis sekitar 53.607 pieces, Kecamatan Selat 45.766 pcs, Kecamatan Karangasem 93.394 pcs, Kecamatan Rendang 42.036 pcs, Kecamatan Abang 87.540 pcs, Kecamatan Kubu 98.637 pcs, Kecamatan Sidemen 37.725, dan Kecamatan Bebandem 54.056 pcs.

Pengadaan masker akan didistribusikan di delapan kecamatan dengan jumlah sesuai permohonan di setiap kecamatan.

Program ini dilakukan untuk menekan jumlah kasus penyebaran Covid di Karangasem.

Dengan harapan warga bisa memakai masker saat bepergian untuk menekan Covid.

Setelah pendistribusian masker, beberapa warga sempat mempertanyakan pengadaan masker scuba ke Pemda Karangasem.

Masyarakat yang tergabung dalam Karangasem Bersehati menginginkan pemerintah menjelaskan proses hingga pendistribusian masker scuba ke semua warga.

Kasi Intel Kejaksaan Negeri (Kejari) Karangasem, Dewa Gede Semaraputra, membenarkan menerima laporan tentang pengadaan masker.

Pihaknya belum bisa membeberkan keseluruhan dengan alasan pendalaman, dan penyelidikan.

"Masih pendalaman," ungkap Dewa Semaraputra, Jumat 19 Februari 2021.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karangasem, Ketut Sedana Merta, belum bisa dihubungi terkait pengadaan masker scuba.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved