Anggota TNI Kodam IX/Udayana Dirikan Perpustakaan Mini Bagi Anak - Anak di Perbatasan
Anggota TNI AD Kodam IX/Udayana berupaya menambah pengetahuan dan minat baca bagi anak-anak di perbatasan RI-RDTL
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro
TRIBUN-BALI.COM, BALI - Anggota TNI AD Kodam IX/Udayana berupaya menambah pengetahuan dan minat baca bagi anak-anak di perbatasan RI-RDTL (Republik Indonesia - Republik Demokratik Timor Leste).
Personel pos Maubusa Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif RK 744/Satya Yudha Bhakti membuat perpustakaan mini yang terletak di bawah menara pemantau di lingkungan Pos Maubusa, desa Asumanu kecamatan Raihat, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur.
Dansatgas Pamtas RI-RDTL Yonif RK 744/SYB, Letkol Inf Alfat Denny Andrian menyampaikan, bahwa pendirian perpustakaan mini ini sebagai inovasi di tengah pembatasan aktivitas belajar akibat pandemi Covid-19.
Baca juga: Satgas Pamtas RI-RDTL Kodam IX/Udayana Segera Akhiri Masa Tugas di Perbatasan
Baca juga: Anggota TNI AD Kodam IX/Udayana Ajak Masyarakat Perbatasan Bercocok Tanam Pakai Polybag
Baca juga: Kodam IX/Udayana Buka Penerimaan Prajurit TNI AD, Peserta Tak Dipungut Biaya
"Di sini Pos Maubusa Satgas Pamtas RI-RDTL sektor timur Yonif RK 744/SYB Membuat perpusatakaan mini untuk meningkatkan kembali minat baca dan menambah wawasan dalam belajar anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah karena alasan proses belajar mereka tidak teratur atau dibatasi," jelasnya dalam keterangan tertulis kepada Tribun Bali, Minggu 21 Februari 2021.
Sementara itu, Danpos Maubusa Sertu I Ketut Mahadi Eka Darma A.S menuturkan bahwa mulanya perpustakaan tersebut dibuat di lopo-lopo di dalam pos Maubusa.
Baca juga: Tren Kasus Baru Covid-19 Menurun, Kodam IX/Udayana Ikuti Rakor PPKM Mikro
Baca juga: Bahas Covid-19, Kodam IX/Udayana Laporkan Kondisi Wilayah Kepada Panglima TNI, Berikut Paparannya
Namun karena kondisi lopo-lopo tersebut mengalami sedikit kerusakan dan kurang layak yang diakibatkan karena seringnya terkena hujan sehingga perpustakaan mini digelar di bawah menara pemantau.
"Masih sama seperti konsep sebelumnya, tempat tersebut digunakan sebagai sarana tempat belajar buat anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah," ujarnya.
Kini perpustakaan tersebut menjadi sarana pusat belajar dan menambah wawasan bagi anak anak perbatasan.
Baca juga: PPKM Sepekan Lagi, Kodam IX/Udayana Intensifkan Pendisiplinan dan Bagikan Jutaan Masker
Baca juga: Kodam IX/Udayana Ikuti Rakor Evaluasi PPKM, 76 Daerah Tingkat Kepatuhan Pakai Masker Kurang dari 60%
"Kami menyiapkan hampir 100 buku bacaan jumlahnya, yang terdiri dari buku fiksi dan non fiksi, dan berharap semoga perpustakaan ini bisa menambah motivasi dan nilai kejuangan generasi muda,” ucap Danpos Maubusa.
Lanjut Danpos, anak-anak merasa sangat senang dan bahagia karena tidak hanya aktivitas membaca buku yang bisa mereka lakukan, karena anggota Satgas siap sedia meladeni mengenai pelajaran yang belum mereka ketahui sehingga pengetahuan mereka menjadi luas.
Tentu hal itu berguna demi meningkatkan dan mengembangkan daerah itu di masa mendatang dan saat ini hampir setiap hari anak-anak datang membaca ke perpustakaan tersebut.
Personel pos Maubusa juga membagikan masker gratis kepada anak-anak yang datang dan belajar di perpustakaan mini milik pos Maubusa tersebut.
Salah seorang anak SD Beitaus Asumanu Jihan Bere (11) merasa senang karena adanya perpustakaan mini di pos Maubusa.
"Di perpustakaan ini kami semua bisa menambah wawasan dan pengetahuan kami dalam belajar, terima kasih abang-abang TNI dari pos Maubusa," ungkapnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/suasana-aktivitas-di-perpustakaan-mini.jpg)