Breaking News:

Berita Buleleng

UPDATE Kasus Mark-up Hibah Pariwisata di Buleleng: Usai Diperiksa 7 Jam, Nyoman GG Langsung Ditahan

Setelah tujuh jam diperiksa tim penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Buleleng, Nyoman GG langsung ditahan.

Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Nyoman GG saat digiring penyidik Kejari Buleleng, untuk ditahan di Rutan Polres Buleleng 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Setelah tujuh jam diperiksa tim penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Buleleng, Nyoman GG langsung ditahan.

Dengan menggunakan rompi oranye, serta tangan diborgol, salah satu kabid di Dinas Pariwisata Dispar Buleleng itu kemudian digiring naik ke mobil tahanan Kejari Buleleng, untuk dititipkan di Rutan Polres Buleleng.

Melalui kuasa hukumnya, Gede Surya Dilaga mengatakan, Nyoman GG dicerca oleh penyidik sebanyak 30 pertanyaan.

Dilaga pun menyebut jika kliennya itu tidak bersalah.

Baca juga: UPDATE: Anggota DPR RI dari Bali Minta Kasus Mark Up Dispar Buleleng Diusut Tuntas

Sebab tindakan mark-up kegiatan Explore Buleleng dan Bimtek CHSE itu diklaim menjadi perintah salah satu tersangka inisial MD SN, untuk mensejahterakan  staf Dispar Buleleng.

"Klien saya tugasnya membuat program di Explore Buleleng. Setelah program dibuat, dilaksanakan oleh PPTK. Jadi klien saya ini sifatnya hanya mengawasi kegiatan.

Dalam rapat yang dilaksanakan beberapa waktu lalu, salah satu tersangka yang merupakan atasan dari klien saya ini memerintahkan agar memperhatikan kesejahteraan staf.

Atas perintah itu, klien saya mau tidak mau mengikuti, jadi klien saya posisinya hanya sebagai korban," jelasnya Senin 22 Februari 2021.

Mengingat delapan tersangka sudah dilakukan penahanan, Kasi Pidsus Kejari Buleleng, Wayan Genip mengatakan, pihaknya akan segera melengkapi berkas penyidikan, lalu diserahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk diteliti.

Apabila dalam 20 hari kedepan berkas penyidikan belum juga rampung, maka pihaknya akan mengajukan permohonan perpanjangan penahanan delapan tersangka ke JPU selama 40 hari. 

Halaman
12
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved