Breaking News:

Berita Klungkung

Hujan dan Angin Kencang Terjang Klungkung Semalam, Sebabkan Pohon Tumbang Hingga Bangunan Pura Roboh

Pohon ini sudah berusia ratusan tahun, sejak saya kecil besarnya sudah seperti ini," ujar Perbekel Desa Takmung, I Nyoman Mudita, Selasa (23 Februari

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
pohon tumbang di klungkung akibat diterjang angin kencang, Senin malam (23/2). 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Hujan disertai angin kencang yang terjadi di Klungkung, Senin malam (22 Februari 2021), menyebabkan pohon tumbang di beberapa wilayah di Klungkung.  Selasa pagi (23 Februari 2021), petugas BPBD Klungkung sudah berkeliling untuk melakukan evakuasi pohon tumbang.

Di Dusun Lepang, Desa Takmung, hujan dan angin kencang yang terjadi di Klungkung, Senin malam (22 Februari 2021) menyebabkan pohon yang diperkirakan  berusia ratusan tahun tumbang hingga menutup badan jalan. 

"Pohon ini sudah berusia ratusan tahun, sejak saya kecil besarnya sudah seperti ini," ujar Perbekel Desa Takmung, I Nyoman Mudita, Selasa (23 Februari 2021), saat ditemui di lokasi tumbangnya pohon tersebut. 

Pohon berukuran besar itu tumbang saat tengah malam.

Warga sedang membersihksn puing bangunan di Pura Subak Bedugul Desa Takmung,yang  roboh dan rata dengan tanah akibat diterjang angin kencang, Selasa malam (23/2).
Warga sedang membersihksn puing bangunan di Pura Subak Bedugul Desa Takmung,yang roboh dan rata dengan tanah akibat diterjang angin kencang, Selasa malam (23/2). (Tribun Bali/Eka Mita Suputra)

Baca juga: Hujan Deras Disertai Angin Kencang, BPBD Tabanan Bali Laporkan 7 Pohon Tumbang

Baca juga: Hujan Disertai Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Seorang Pengendara di Karangasem Bali

Baca juga: Hujan Disertai Angin Kencang, Pohon Tumbang Terjadi di Beberapa Titik di Karangasem Bali

Saat itu hujan deras dan angin sangat kencang terjadi di Desa Takmung dan sekitarnya.

Pohon yang tumbang memiliki tinggi sekitar 20 meter, dengan besar diameter batang sekitar 80 cm.

Pohon itu tumbang melintang, sampai menutup seluruh badan jalan. Warga pun sampai tidak bisa melintas di ruas jalan itu. 

" Warga sempat membersihkan dahannya juga, sehingga bisa dilewati pejalan kaki dan pengendara sepeda motor, walau harus menunduk" ungkap Mudita. 

Kejadian itu sempat membuat aktivitas warga setempat terganggu, karena ruas jalan itu merupakan akses utama warga untuk menuju persawahan.

Ruas jalan itu juga merupakan akses jalan warga menuju villa, dan kantor pemerintahaan pengolahan limbah. 

" Terkait angin kencang yang terjadi tengah malam tadi, saya minta para kepala dusun untuk melakukan pendataan, jika ada warga kami  yang sampai terkena musibah," ungkapnya. 

Sementara Kalak BPBD Klungkung I Putu Widiada menjelaskan, dirinya sejak pagi hari sudah berkeliling untuk mengevakuasi pohon tumbang dan mendata bencana akibat hujan deras dan angin kencang yang terjadi Senin malam (22 Februari 2021). 

Menurutnya bencana pohon tumbang terjadi di beberapa lokasi, seperti di Dusun Sidayu, Desa Takmung, juga di wilayah Hyang Api Desa Akah, di Semaagung Desa Tusan, dan Desa Getakan.

Serta bangunan pura yang roboh di Dusun Losan, Desa Takmung. 

" Beruntung tidak ada korban jiwa dari bencana yang diakibatkan hujan dan angin kencang semalam. Seperti himbauan kami kemarin, agar masyarakat untuk selalu waspada karena cuaca buruk seperti ini masih  kemungkinan terjadi sampai beberapa minggu kedepan," ungkap Putu Widiada.

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved