Breaking News:

Berita Badung

UPDATE:Pedagang Nasi Jinggo di Badung Ini Mengaku Belum Tahu Soal Waktu Berjualan Sudah Tak Dibatasi

Pihaknya belum mengetahui informasi terbaru terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro di Badung.

Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Made Supada seorang pedagang nasi jinggo saat menjual dagangannya di jalan raya Dalung, Selasa 23 Februari 2021 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Sebagian besar pedagang di Badung belum mengetahui jika waktu berjualan mereka sudah tidak di batasi.

Seperti pedagang nasi jinggo misalnya, mereka tetap menyediakan nasi sedikit lantaran masih menganggap batas waktu buka sampai pukul 21.00 wita.

Salah satu pedagang nasi jinggo di Jalan Raya Dalung Permai Made Sudapa saat ditemui Tribun Bali Selasa 23 Februari 2021 mengakui hal tersebut.

Pihaknya belum mengetahui informasi terbaru terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro di Badung.

TERKINI: Perpanjangan PPKM Mikro di Badung, Waktu Berjualan untuk Pedagang Tidak Dibatasi lagi

"Belum mengetahui saya, terkait jam bukanya sampai pukul berapa.

Untuk hari ini saya tetap akan tutup pukul 21.00 wita," ujarnya.

Pria asli Desa Sukasada Buleleng itu menuturkan selama PPKM ini penjualannya turun drastis.

Pasalnya nasi jinggo bisanya diburu ketika malam hari.

"Biasanya kan lewat jam 9 malam itu ramai, tapi kita disarankan tutup," bebernya.

Jika hari biasa atau sebelum pandemi dirinya mengaku buka sampai pukul 01.00 wita.

Halaman
1234
Penulis: I Komang Agus Aryanta
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved