Berita Bali

Selundupkan 400 Gram Lebih Sabu dari Aceh ke Bali, Zamzani Terancam Pidana Mati

Seorang kurir narkoba jenis sabu lintas provinsi, Zamzami (26), terancam pidana mati atau seumur hidup.

Penulis: Putu Candra | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Putu Candra
Zamzami (bawah kanan) menjalani sidang secara online. Ia diadili karena menyelundupkan sabu dari Aceh ke Bali, yang disembunyikan di sandalnya. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Seorang kurir narkoba jenis sabu lintas provinsi, Zamzami (26), terancam pidana mati atau seumur hidup.

Ini setelah Jaksa Penuntut Umum (JPU) mendakwa terdakwa karena menyelundupkan sabu seberat 444,23 gram.

Pemuda asal Desa Ceumeucet, Kuta Makmur, Aceh Utara, Aceh ini menyelundupkan sabu dengan modus disembunyikan di dalam sepasang sandal yang dipakainya dari Aceh ke Bali.

Demikian terungkap saat JPU I Wayan Sutarta membacakan surat dakwaan di persidangan yang digelar secara online di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis, 25 Pebruari 2021.

Baca juga: Beri Arahan Terkait UU ITE, Kapolres Badung Ancam Langsung Pecat Personel yang Gunakan Narkoba

Terhadap dakwaan JPU itu, terdakwa yang didampingi tim penasihat hukumnya tidak mengajukan eksepsi.

"Terdakwa tidak mengajukan keberatan, Yang Mulia. Sidang bisa dilanjutkan," ucap Dewi Maria Wulandari selaku penasihat hukum dari Pusat Bantuan Hukum (PBH) Peradi Denpasar kepada majelis hakim pimpinan Hakim Dewa Made Budi Watsara.

Sidang pun langsung dilanjutkan dengan pemeriksaan para saksi, sekaligus dan pemeriksaan keterangan terdakwa.

Sementara itu, JPU Sutarta dalam dakwaannya memasang dakwaan alternatif.

Yakni dakwaan kesatu, terdakwa dinilai melanggar Pasal 114 ayat (2) Jo. Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotik.

 Atau dakwaan kedua, perbuatan para terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 112 ayat (2) Jo. Pasal 132 ayat (1)  Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotik.

Terdakwa dijerat dengan dua pasal itu, karena menguasai narkotik golongan I yang beratnya melebihi 5 gram.

Berupa 2 bungkus plastik sabu dengan berat seluruhnya :449,75 gram 444,23 gram netto.

Dua pasal ini juga mencatat ancaman maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup.

Diungkap dalam dakwaan JPU, terdakwa Zamzami ditangkap di Terminal Kedatangan Domestik Bandara I Gusti Ngurah Rai Tuban, Kuta, Badung, Selasa, 24 November 2020 sekira jam 20.30 Wita.

Baca juga: Polres Tabanan Amankan 5 Tersangka Kasus Narkoba, Pekerja Pariwisata Banyak Banting Setir Jadi Kurir

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved