Breaking News:

Berita Klungkung

Pada Vaksinasi Gelombang Kedua, Klungkung Bali Alokasikan 2300 Dosis Vaksin Covid-19

Dinas Kesehatan Klungkung telah melaksanakan vaksinasi gelombang kedua, dengan menyediakan sekitar 2300 dosis vaksin Covid-19.

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Sejumlah awak media di Klungkung mendapat jatah vaksinasi Covid-19 Klungkung, Selasa (2/3). 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Dinas Kesehatan Klungkung telah melaksanakan vaksinasi gelombang kedua, dengan menyediakan sekitar 2300 dosis vaksin Covid-19.

Dalam vaksinasi gelombang kedua, selain TNI dan Polri sejumlah wartawan di Klungkung juga mengikuti vaksinasi, Selasa (2 Maret 2021). 

Vaksinasi terhadap wartawan di Klungkung dilaksanakan, Selasa (2 Maret 2021) di Puskesmas Klungkung 1.

Saat itu ada sekitar 14 wartawan yang vaksinasi, termasuk juga staff humas yang kerap bertugas di lapangan. 

Kepala Dinas Kesehatan Klungkung dr Ni Made Adi Swapatni menjelaskan, pada vaksinasi gelombang kedua ini Klungkung masih memiliki sekitar 2300 dosis vaksin.

Baca juga: Terima 11.000 Vaksin, Hari Ini Badung Laksanakan Vaksinasi untuk Pelayanan Publik

Baca juga: Perumda Pasar Denpasar Bali Sebut Ada Pedagang yang Tak Mau Divaksin Covid-19

Baca juga: Kawasan The Nusa Dua Jadi Lokasi Vaksinasi Covid-19 Masal , Ini Harapan Manajemen

Selain wartawan dan staff Humas Pemda Klungkung, vaksinasi juga diprioritaskan untuk petugas BPBD Klungkung, kepolisian dan TNI. 

"Kalau BPBD Klungkung juga kami prioritaskan, karena mereka di lapangan dan tugas juga pemakaman pasien Covid-19," jelas dr Made Adi Swapatni. 

Jumlah sasaran juga disesuaikan dengan ketersediaan vaksin. 

" Kami sudah mendapatkan informasi,nanti Klungkung akan masuk lagi sekitar 1500 dosis vaksin," jelas Adi Swapatni. 

Vaksinasi terhadap para awak media tersebut juga dihadiri Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta.

Menurutnya awak media juga manjadi sasaran vaksinasi, karena selama ini mobilitasnya tinggi di lapangan dan rentan terpapar Covid-19. 

" Kemarin kan kami sudah menyelesaikan vaksinasi terhadap petugas medis. Pada gelombang kedua ini salah satunya wartawan, yang memang memiliki mobilitas tinggi di lapangan," ungkapnya. 

Menurut Suwirta, tidak ada hal yang perlu dikhawatirkan dari vaksinasi tersebut.

Pihaknya meminta masyarakat untuk tidak berpikir negatif terhadap vaksinasi. 

" Percayalah apa yang dilakukan pemerintah ini, merupakan niat baik untuk mengakhiri pandemi," jelasnya. (Mit) 

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved