Breaking News:

Berita Tabanan

49 LPD di Tabanan Macet Total, Dinas Koperasi & UMKM Sebut Sudah Mediasi Dua Kasus Korupsi LPD

Dua kasus penyalahgunaan dana Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Pakraman Batungsel dan Belumbang diakui sudah mendapat pembinaan dan pendampingan

Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan
Kepala Bidang UMKM dan LPD, Dinas Koperasi dan UMKM Tabanan, I Ketut Darmadi (kanan) didampingi stafnya, I Wayan Lena saat memberikan keterangan mengenai LPD di Tabanan, Rabu 3 Maret 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - Dua kasus penyalahgunaan dana Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Pakraman Batungsel dan Belumbang diakui sudah mendapat pembinaan dan pendampingan dari Dinas Koperasi dan UMKM Tabanan.

Dan khusus untuk LPD Batungsel sebenarnya sudah dilakukan mediasi dan titik temu bahwa pelaku sanggup mengembalikan dana yang diselewengkan.

Kemungkinan karena ia belum mengembalikan secara penuh dana tersebut dalam jangka waktu yang ditentukan akhirnya kasus ini mencuat kembali hingga masuk ke ranah hukum.

Untuk diketahui, menurut data yang berhasil diperoleh dari Dinas Koperasi dan UMKM Tabanan, total jumlah LPD di Tabanan sebanyak 308.

Baca juga: Kerugian Negara Rp 2 Miliar, Kejari Tabanan Tetapkan 2 Tersangka Kasus Korupsi LPD

Dari jumlah tersebut ada empat kategori LPD diantaranya sehat, cukup sehat, kurang sehat dan tidak sehat alias macet.

Rinciannya, kondisi hingga Desember 2020 dari 308 LPD yang ada, yang masuk kategori sehat sebanyak 149 LPD, cukup sehat sebanyak 57.

Sisanya ada 102 LPD kurang sehat 35 dan tidak sehat 67 LPD, 49 diantaranya macet total.

Kepala Bidang UMKM dan LPD, Dinas Koperasi dan UMKM Tabanan, I Ketut Darmadi menjelaskan, sebenarnya pada tahun 2018 lalu ia bersama tim di Dinas Koperasi sudah melakukan pendampingan dan pembinaan terhadap LPD Batungsel.

 Segala hal sudah dilakulan dalam penanganannya, termasuk salah satunya adalah mediasi.

Dan dalam mediasi tersebut, sudah disepakati pelaku ini mengembalikan dana tersebut dalam jangka waktu tak sampai setahun agar tidak sampai menempuh jalur hukum.

Halaman
1234
Penulis: I Made Prasetia Aryawan
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved