Breaking News:

Berita Buleleng

Satgas Buleleng Bali Susun Jadwal Vaksinasi Covid-19 Untuk Pedagang dan Atlet

Lokasi vaksinasi untuk organisasi profesi Kata Suyasa akan dilakukan di 29 titik yang telah disediakan, terdiri dari 20 puskemas, rumah sakit prata du

Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Sekda Buleleng, Gede Suyasa - Rencana Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah di Buleleng Bali Kembali Dibatalkan 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Selain ASN dan TNI-Polri, vaksinasi covid-19 tahap kedua termin pertama yang mulai dilaksanakan pada Maret ini akan menyasar organisasi profesi seperti atlet dan pedagang.

Hanya saja  jadwal pelaksanaan masih disusun oleh Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng. 

Sekda Buleleng juga sebagai Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng, Gede Suyasa mengatakan, berdasarkan instruksi Kemendagri, vaksinasi untuk pedagang dilakukan 40 persen dari jumlah yang ada, sementara atlet 100 persen. 

"Vaksinasi untuk ASN dan TNI-Polri ditargetkan selesai sampai Minggu (7 Februari 2021). Setelah itu baru dilanjutkan untuk organisasi profesi seperti pedagang, atlet dan wartawan termasuk juga pelaku pariwisata," ucapnya. 

Khusus untuk pedagang, Suyasa mengaku pihaknya melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng sedang melakukan koordinasi dengan PD Pasar sebagai pemegang data pedagang yang ada di Kabupaten Buleleng, untuk menentukan siapa-siapa saja yang akan divaksin.

Baca juga: Jadwal Vaksin Covid-19 Untuk DPRD Badung Bali Tidak Dibatasi

Baca juga: Jelang Pembelajaran Tatap Muka Juli 2021,Sebanyak 3.832 Guru di Tabanan Prioritas Vaksinasi Covid-19

Baca juga: Pada Vaksinasi Gelombang Kedua, Klungkung Bali Alokasikan 2300 Dosis Vaksin Covid-19

"Berdasarkan data, jumlah pedagang yang terdaftar di PD Pasar berjumlah sekitar 6.900 orang. Ini masih akan kami koordinasikan lagi dengan PD Pasar, apakah pedagang yang terdaftar itu hanya yang berjualan di pasar atau pedagang kaki lima juga. Sebelum divaksin, PD Pasar juga akan menanyakan kesediaan pedagang itu apakah mau divaksin atau tidak. Jadi siapa yang bersedia divaksin dengan kriteria yang dibuat, itu yang belum terdata," jelasnya. 

Lokasi vaksinasi untuk organisasi profesi Kata Suyasa akan dilakukan di 29 titik yang telah disediakan, terdiri dari 20 puskemas, rumah sakit prata dua titik, RSUD Buleleng, empat rumah sakit swasta dan satu klinik. 

Di sisi lain, terkait perkembangan Covid-19 di Buleleng pada Selasa (2 Maret 2021) terdapat penambahan kasus baru terkonfirmasi sebanyak 26 orang.

Dengan rincian dari Kecamatan Gerokgak 11 orang, Kecamatan Banjar dua orang, Kecamatan Sawan satu orang, Kecamatan Buleleng empat orang, Kecamatan Kubutambahan tiga orang, Kecamatan Seririt empat orang, dan Kecamatan Busungbiu satu orang.

Selain itu juga ada penambahan 20 pasien Covid yang telah dinyatakan sembuh, sehingga sisa pasien yang menjalani perawatan kini berjumlah 152 orang.

Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved