Breaking News:

Berita Denpasar

Cabuli Anak Tirinya yang Masih Dibawah Umur di Denpasar, Ali Abdi Pikir-Pikir Dihukum 8 Tahun Bui

Modus yang dilakukan Ali untuk memuluskan nafsu bejatnya dengan menjanjikan akan membelikan laptop dan handphone untuk anak korban.

Penulis: Putu Candra | Editor: Noviana Windri
(Tribun Bali/I Putu Candra)
Ali Abdi saat menjalani sidang putusan secara daring dari Lapas Kerobokan. Ia dijatuhi hukum 8 tahun penjara, karena mencabuli anak dibawah umur. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Ali Abdi alias Walid (54) diganjar pidana penjara selama delapan tahun oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Kamis, 4 Maret 2021.

Dalam sidang yang digelar secara daring ini, Ali divonis bersalah, karena telah tega melakukan perbuatan cabul terhadap anak tirinya yang masih dibawah umur. 

Putusan majelis hakim itu sama dengan tuntutan yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Terhadap putusan itu, terdakwa yang menjalani sidang dari Lapas Kelas II A Kerobokan, didampingi penasihat hukumnya menyatakan pikir-pikir.

Sikap yang sama juga disampaikan JPU. 

Baca juga: Cabuli Anak Tirinya yang Masih Dibawah Umur, JPU Kejari Denpasar Tuntut Ali Abdi 8 Tahun Penjara

Baca juga: Bejat! Pria ini Tega Cabuli Anak Tiri Sejak Masih TK, Kini Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara

Baca juga: Istri Tolak Rawat Anak Tiri, Suami Murka dan Tikam Hingga Tewas, Seusai Itu Bunuh Diri

"Terdakwa punya kesempatan 7 hari untuk menentukan sikap, apakah menerima atau mengajukan upaya banding," ucap Hakim Ketua Heriyanti. 

Sementara itu dalam amar putusan majelis hakim menyatakan, bahwa pria paruh baya asal Kelurahan Sisir, Kota Batu, Jawa Timur ini telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur.

Ali Abdi pun dijerat Pasal 82 Ayat (1) UU Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2016 lengkap dengan perubahannya Tentang Perlindungan Anak Jo Pasal 64 Ayat (1) KUHP. 

"Mengadili, menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama delapan tahun, dan denda sebesar Rp 1 miliar, dengan ketentuan apabila tidak membayar maka diganti pidana tiga bulan kurungan," tegas Hakim Ketua Heriyanti. 

Diketahui, terdakwa mencabuli anak korban berinisial RB yang masih berusia 13 tahun secara berkali-kali sejak 26 Mei hingga 16 Juni 2020.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved