Penemuan Mayat di Denpasar

UPDATE Temuan Mayat di Denpasar: Polisi Ungkap Identitas Korban & Penyebab Kematian Masih Diselidiki

Mayat pria yang ditemukan di kebun kangkung Jalan Tukad Badung XVI, Denpasar, Bali Kamis 4 Maret 2021 siang tadi ternyata adalah Bejo, penghuni kos

Tribun Bali/Adrian Amurwonegoro
Proses evakuasi mayat Bejo di sebuah kebun kangkung Jalan Tukad Badung XVI, Denpasar, Bali Kamis 4 Maret 2021. 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Mayat pria yang ditemukan di kebun kangkung Jalan Tukad Badung XVI, Denpasar, Bali Kamis 4 Maret 2021 siang tadi ternyata adalah Bejo, penghuni kos Jalan Tukad Badung XIV

Hal ini diungkap Kasubbag Humas Polresta Denpasar, Iptu I Ketut Sukadi usai polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa 5 orang saksi.

Iptu Sukadi menerangkan bahwa Budianto (23, saksi 1) yang merupakan teman kos korban, saat itu sedang minum arak bersama Hafid (24, saksi 2) pada 28 Februari 2021 pukul 23.00 Wita.

Beberapa saat kemudian datanglah Bejo (korban) membawa 1 botol arak, mereka lalu minum bersama 2 botol arak ukuran tanggung dan 1 botol ukuran besar.

Baca juga: Penemuan Mayat Laki Laki di Jalan Tukad Badung Denpasar Bali, Ditemukan Hanya Kenakan Celana Dalam28 Februari 2021 pukul 23.00 Wita.

Setelah itu, saat minum terjadi cek cok berujung perkelahian.

 Bejo lalu melarikan diri keluar dari kawasan kos.

"Saat minum tersebut terjadi ketersinggungan antara Budianto dengan korban, mengingat korban menjelek-jelekkan Budianto yang akhirnya Budianto menjadi marah dan terjadi perkelahian, karena tidak seimbang kemudian korban lari keluar rumah kos dan lari mengarah ke selatan," urainya

Lalu, Eko Cahyono (30, saksi 3) sekitar pukul 03.00 Wita dibangunkan oleh istrinya bernama Indah Sari (24, saksi 4) karena Bejo mengetuk pintu kos dan memanggil Eko, lalu melihat Bejo lari keluar kos dikejar oleh Hafid dan Budianto

Melihat kejadian tersebut Eko dan istrinya mengikuti sampai di depan kos saja kemudian mereka berempat kembali ke kos.

Lebih lanjut, polisi memeriksa Nur Yasim (70, saksi 5), Nur Yasim alias Sony menerangkan bahwa sekitar pukul 12.00 Wita, ia mengontrol kolam ikan, saat sampai di kolam, Sony melihat benda aneh mengambang di kolam.

"Awalnya saksi mengira benda tersebut boneka, namun setelah diamati ternyata benda  tersebut adalah mayat manusia, melihat hal tersebut saksi langsung bergegas menginformasikan temuanya kepada  warga lainya yang berada di sekitar TKP, kemudian dilaporkan kepihak Kepolisian," bebernya.

Kasubbag Humas menyampaikan, bahwa penyebab kematian korban masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Kondisi kprban hanya menggunakan celana dalam dan sudah membusuk

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved