Breaking News:

Berita Klungkung

Empat Kali Masuk Bui, Satuan Resnarkoba Polres Klungkung Ancam Residivis Narkoba Semal Hukuman Mati

Satuan Resnarkoba Polres Klungkung menangkap tiga orang sindikat pengedar narkoba jenis sabu-sabu.

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Satuan Resnarkoba Polres Klungkung saat merilis kasus tangkapan tiga orang sindikat pengedar narkoba jenis sabu-sabu, Rabu (10/3/2021). 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA - Satuan Resnarkoba Polres Klungkung menangkap tiga orang sindikat pengedar narkoba jenis sabu-sabu.

 Ketiganya diketahui merupakan residivis kasus narkoba,yang sebelumnya sudah pernah ditangkap dengan kasus serupa.

Para tersangka pun diancam hukuman mati.

Kasat Narkoba Polres Klungkung AKP Dewa Gde Oka menjelaskan, penangkapan terhadap tiga tersangka kasus narkoba ini dilakukan, Jumat 5 Maret 2021 lalu.

Baca juga: Selama Pandemi, Dua Sulinggih di Klungkung Terkonfirmasi Covid-19, PHDI Usulkan Vaksinasi

Pengungkapan kasus ini bermula dari penangkapan pelaku pencurian sepeda motor yang ditangani oleh Reskrim Polres Klungkung.

"Pelaku curanmor yang ditangkap itu, mengaku menggunakan uang hasil curian untuk membeli narkoba. Dari pengakuan itulah kami kembangkan," ujar Dewa Gede Oka, seizin Kapolres Klungkung AKBP Aria Bima Viyasa, Selasa sore 10 Maret 2021.

Dari hasil pengembangan, personel Satuan Resnarkoba Polres Klungkung mengamankan I Ketut Mardana (36) alias Semal.

Pria asal Desa Poh Bergong, Buleleng tersebut diketahui sudah empat kali masuk penjara karena kasus narkoba.

" Tersangka Ketut Mardana ini sebelumnya sudah empat kali ditangkap kepolisian karena kasus narkoba.

Ia kembali kami tangkap, karena perannya sebagai perantara dalam jual beli Narkoba," jelas Dewa Gde Oka.

Halaman
12
Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved