Berita Karangasem
Rumah Made Terima di Karangasem Bali Hangus Terbakar, Diduga Karena Korsleting Listrik
Rumah Made Terima (55) hangus dilahap si jago merah, Rabu 10 Maret 2021 malam.
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Rumah Made Terima (55) hangus dilahap si jago merah, Rabu 10 Maret 2021 malam.
Peristiwa nahas ini terjadi di sekitar Jalan Silayukti, Gang Segara 3, Padang Bai, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, Bali.
Bangunan berukuran 3 x 2 beserta isinya hangus terbakar.
Informasi di lapangan, kebakaran muncul secara tiba-tiba.
Baca juga: Kebakaran Hanguskan Kios dan Kamar Tidur di Klungkung Bali, Diperkirakan Akibat Konsleting Listrik
Baca juga: BREAKING NEWS: Kerugian Capai Rp100 Juta, Kebakaran Hanguskan Kios dan Kamar Tidur di Klungkung
Baca juga: Kena Prank Laporan Kebakaran Besar di Sukawati Gianyar, Petugas & Wartawan Clingak-clinguk di TKP
Kemungkinan disebabkan korsleting listrik.
Pemilik rumah kaget lantaran api sudah membesar, menjalar begitu cepat.
Warga yang berada di lokasi sempat memadamkan menggunakan alat seadanya.
Namun api tak bisa dipadamkan.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Karangasem, Nyoman Tari mengungkapkan, kebakaran baru dilaporkan ke petugas sekitar pukul 18.37 Wita.
Petugas langsung ke lokasi, sampai di lokasi pukul 19.10 Wita.
"Pelapor I Made Terima. Penanganan pukul 19.11 Wita,"ungkap Tari, Kamis 11 Maret 2021.
Dinas Pemadam Kabakaran menurunkan 10 orang personil, serta 3 unit mobil pemadam dan suplai air.
Air yang dipakai untuk pemadaman dan pendinginan sebanyak 5.000 liter.
Proses pemadaman dibantu oleh warga sekitar, kepolisian, TNI, dan Satpol PP untuk kerugian capai sekitar 30 juta.
Proses pemadaman dan pendinginan selama 15-20 menit.
Penyebab kebakaran dikarenakan konsleting listrik.
Kerugian materil diperkirakan 30 jutaan.
Tak ada korban jiwa maupun luka, hanya alami kerugian materiil akibat satu unit kamar berukuran 3 x 2 dan isinya hangus dilahap jago merah.
Pejabat asal Desa Ban, Kecamatan Kubu meminta warga untuk hati-hati dan waspada.
Mengingat kasus kebakaran di Karangasem meningkat banding 2019.
Hingga Desember 2020, kasus kebakaran mencapai sekitar 166 kasus.
Meliputi kebakaran lahan, rumah, pura, dapur, pohon, mobil, beserta TPS.
Rinciannya yakni, kebakaran rumah dan dapur 40 unit, kios 8, gudang 5 unit, serta pura 6 unit.
Sedangkan kebakaran lahan sebanyak 49, kebakaran TPS sekitar 12 lokasi, kebakaran mobil 4 unit, pohon 5 kasus, hutan 3 kasus, dan sisanya kebakaran lainnya.
Dari kasus tersebut yang bisa ditangani 32.
Meningkatnya kasus kebakaran dikarenakan kondisi alam dan kelalaian manusia.
Kemarau yang panjang menjadi pemicu utama.
Pihaknya minta dan mengimbau warga agar waspada, tidak membakar sampah sembarangan di rumah.
Petugas akan terus lakukan sosialisasi akan bahaya kebakaran.(*).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/petugas-damkar-dibantu-warga-sekitar-memadamkan-kobaran-api.jpg)