Breaking News:

Berita Gianyar

Gugur Saat Kawal Presiden di Ubud, Syamsi: Aiptu Gde Putra Sempat Pingsan di Pangkuan Temannya

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Syamsi, S.H menjelaskan, bahwa Aiptu A.A Gde Putra merupakan personel Subsektor Catus Patha, Polsek Ubud, Polres Gi

Tribun Bali/Andrian amurwonegoro
Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Syamsi, S.H 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dibalik kunjungan kerja Presiden Jokowi di Puri Agung Ubud, Gianyar, Bali, Selasa 16 Maret 2021. 

Kabar duka datang dari kepolisian daerah Bali, seorang anggota bernama Aiptu Agung Gde Putra dikabarkan meninggal dunia dalam bertugas.

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Syamsi, S.H menjelaskan, bahwa Aiptu A.A Gde Putra merupakan personel Subsektor Catus Patha, Polsek Ubud, Polres Gianyar. 

Dikatakannya, almarhum sempat pingsan di pangkuan rekannya sebelum dilarikan ke Rumah Sakit Ari Canti.

"Yang bersangkutan merupakan anggota pol Subsektor Catus Patha, pada saat kejadian beliau sedang duduk bersama rekannya di polsubsektor, tiba-tiba langsung pingsan di pangkuan temannya dan diberi pertolongan," kata Kabid Humas saat dikonfirmasi Tribun Bali malam ini.

Kombes Pol Syamsi menyampaikan, Aiptu A.A Gde Putra dinyatakan meninggal dunia pukul 12.40 Wita diperkirakan akibat serangan jantung.

Baca juga: Anggota Polisi yang Meninggal saat Kawal Jokowi di Ubud Sempat Pingsan dan Dapat Perawatan

Baca juga: Memang Miliki Riwayat Sakit Jantung, Polisi Yang Meninggal saat Kawal Presiden Jokowi di Ubud Bali

Baca juga: BREAKING NEWS - Seorang Polisi Meninggal Akibat Serangan Jantung Saat Kawal Presiden Jokowi di Ubud

"Kemudian dibawa ke rumah sakit Ari Canti dan mendapat penanganan oleh pihak rumah sakit dan tepat pada pukul 12.40 Wita dinyatakan meninggal. Dan diperkirakan karena serangan jantung," jelas dia.

Sebelumnya berdasarkan informasi yang dihimpun Tribun Bali, Selasa, 16 Maret 2021, pukuk 12.15 wita, korban dilaporkan sempat pingsan saat bertugas di Pos Polisi Ubud atau di depan Puri Agung Ubud.

Dimana saat itu korban langsung dilarikan ke rumah sakit swasta di kawasan Ubud. 

"Tensi tidak terukur, nadi tidak teraba, mata medriasis kemudian dilakukan evakuasi ke RS Aricanti untuk diberikan penanganan namun pukul 12.40 pasien dinyatakan meninggal," ujar seorang sumber.

"Almarhum menderita penyakit jantung dan rutin kontrol di RS Bhayangkara Denpasar," imbuh sumber tersebut. (*)

Penulis: Adrian Amurwonegoro
Editor: Noviana Windri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved