Breaking News:

Berita Gianyar

Persoalan Tanah Pasar Umum, Satpol PP Gianyar Bersama Polisi Tertibkan Spanduk Provokatif

Keriuhan persoalan antara Pemkab Gianyar dan prajuru Desa Adat Gianyar terkait tanah Pasar Umum Gianyar sempat terhenti setelah sejumlah Fraksi

Istimewa
Satpol PP Gianyar bersama polisi tertibkan spanduk provokatif di kawasan Gianyar Kota, Rabu 17 Maret 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Keriuhan persoalan antara Pemkab Gianyar dan prajuru Desa Adat Gianyar terkait tanah Pasar Umum Gianyar sempat terhenti setelah sejumlah Fraksi di DPRD Gianyar menyatakan dukungannya pada Pemda Gianyar.

Namun diduga ada pihak yang tidak menghendaki situasi kondusif ini.

Hal tersebut terlihat dari adanya spanduk berbau provokatif terkait tanah pasar tersebut.

Saat ini, spanduk tersebut telah diturunkan oleh pihak Satpol PP Gianyar dan aparat kepolisian.

Spanduk tersebut berjumlah dua buah, dipasang di sisi jalan di kawasan Gianyar Kota.

Baca juga: Disela Rangkaian Kunker di Bali, Presiden Jokowi Mampir ke Toko Kerajinan di Ubud Gianyar

Baca juga: Polemik Tanah Pasar Umum Gianyar Bali, Desa Adat Gianyar Utamakan Dialog Daripada Konfrontasi

Baca juga: Dituding Bikin Gaduh, Begini Tanggapan Bendesa Adat Gianyar Soal Polemik Tanah Pasar Umum Gianyar

Adapun isi tulisan dalam spanduk tersebut adalah, 'Yen ngelah bukti ajukan gugatan, yen singelah bukti ngadenan ngoyong (kalau punya bukti ajukan gugatan, kalau tidak punya bukti lebih baik diam)," demikian isi spanduk dengan kain berwarna merah.

Sementara pada spanduk dengan kain berwarna kuning isinya, "Status tanah pasar Gianyar sudah jelas, lanjutkan pembangunan pasar Gianyar,".

Berdasarkan catatan Tribun Bali, poin-poin dalam tulisan terakhir sama seperti, permintaan anggota DPRD Gianyar pada pihak desa adat, supaya mengajukan gugatan terkait persoalan ini.

Namun demikian, sejumlah anggota DPRD Gianyar menegaskan, tidak ada yang memasang spanduk seperti demikian, karena dinilai tidak etis dan melanggar Perda ketertiban umum.

Baca juga: Desa Adat Gianyar Mohon Perlindungan Hukum ke Kapolda Bali Terkait Polemik Tanah Pasar Umum Gianyar

Baca juga: Pekerjakan 260 Orang, Revitalisasi Pasar Umum Gianyar Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

Kepala Satpol PP Gianyar, Made Watha membenarkan pihaknya telah menurunkan spanduk berbau provokatif tersebut.

"Sudah kita amankan sama jajaran Polri untuk ciptakan kota yang nyaman dan aman," ujarnya.

Disinggung apakah ada pihak yang ingin membenturkan prajuru Desa Adat Gianyar dengan Pemkab Gianyar, Watha mengatakan pihaknya tidak memiliki kapasitas untuk melakukan penyelidikan.

"Kita tidak punya ranah mengusut, kita hanya ada spanduk dan sejenisnya di pasang tanpa ijin dan tidak pada tempatnya serta berbau provokatif kita tertibkan," ujar Watha. (*)

Artikel lainnya di Berita Gianyar
 

Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved