Breaking News:

Corona di Bali

Nusa Penida Diusulkan Kawasan Zona Hijau Pariwisata, Klungkung Percepat Proses Vaksinasi

Kepulauan Nusa Penida, Klungkung, Bali diusulkan masuk kawasan zona hijau pariwisata, bersama dengan Nusa Dua, Sanur dan Ubud.

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Vaksinasi terhadap sulinggih di Klungkung, Selasa 16 Maret 2021 lalu. Pemkab Klungkung mulai menggencarkan vaksinasi, dan mengusulkan Nusa Penida sebagai zona kawasan hijau pariwisata. 

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Kepulauan Nusa Penida, Klungkung, Bali diusulkan masuk kawasan zona hijau pariwisata, bersama dengan Nusa Dua, Sanur dan Ubud.

Pemkab Klungkung pun mulai gencar melakukan vaksinasi, untuk menunjang usulan tersebut.

Terlebih Presiden Jokowi sempat mengatakan, akan membuka pariwisata Bali pada bulan Juni atau Juli nanti jika angka kasus Covid-19 di Bali sudah melandai.

Nyoman Suwirta mengungkapkan, saat ini Nusa Penida menjadi destinasi wisata yang banyak diminati masyarakat.

Jikapun saat pariwisata dibuka, dirinya yakin tidak sedikit wisatawan menjadikan kepulauan Nusa Penida sebagai tujuan utama kunjungan.

Baca juga: Percepatan Penataan Kawasan Nusa Penida, Pemkab dan Polres Klungkung Tandatangani Nota Kesepakatan

Baca juga: Pandemi Tidak Kunjung Berakhir, Target PHR Klungkung Akan Disesuaikan

Keindahan destinasi wisata Crystal Bay, Nusa Penida, Kamis (3/10/2019)
Keindahan destinasi wisata Crystal Bay, Nusa Penida, Kamis (3/10/2019) (Humas Klungkung)

" Saya usulkan Nusa Penida agar juga masuk zona kawasan hijau Covid-19 bersama dengan Sanur, Nusa Dua, dan Ubud," ujar Suwirta.

Jadi untuk mencapai zona kawasan hijau Covid-19 di Nusa Penida, syaratnya sebagaian besar masyarakatnya harus mendapatkan vaksinasi Covid-19.

" Jadi penting sekiranya masyarakat Nusa Penida juga mendapatkan vaksinasi. Agar tidak ada kekhawatiran bagi wisatawan ke Nusa Penida, saat pariwisata sudah dibuka" jelasnya.

Terkait hal itu, Dinas Kesehatan Klungkung juga sudah mulai gencar menuntaskan sasaran vaksinasi di Klungkung.

Adi Swapatni, Jumat 19 Maret 2021 menjelaskan, pihaknya sudah melakukan evaluasi terhadap dua tahap vaksinasi di Klungkung yakni tahap pertama kepada tenaga medis, dan tahap kedua kepada lansia serta pelayanan publik.

Baca juga: Tetap Jadi Prioritas Saat Pandemi, Bedah dan Rehab Rumah di Klungkung Sasar 318 KK Miskin

Baca juga: Jaga Imun Tubuh, Seluruh Personel Polres Klungkung Laksanakan Tes Kesamaptaan Jasmani

Baca juga: Hanya 31 Produk di Klungkung Miliki HAKI, Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Genjot Pendaftaran

Untuk tenaga kesehatan di Klungkung, dari target sasaran 2095, jumlah nakes yang divaksinasi mencapai 2318 atau sekitar 110 persen.

" Jadi khusus nakes, data acuannya memang tidak sesuai dengan di pusat. Karena nakes yang vaksinasi juga dari RS swasta, termasuk manajemen rumah sakit," ujar Made Adi Swapatni.

Bagi pelayanan pubik, target vaksinasi sebanyak 14.188 dan yang sudah divaksinasi sejumlah 2835, atau sebanyak 19,8 persen.

Sementara dari lansia sasaran vaksinasi 20.952 orang, yang sudah terealisasi 1498 orang atau 7,15 persen.

" Target kami untuk sasaran lansia dan pelayanan publik target vaksinasi sudah 70 persen pada bulan Juni. Setelah itu baru dilanjutkan vaksinasi ke kelompok masyarakat umum. Sekarang total-nya dari dua sasaran itu, sudah sekitar 27 persen," jelasnya. (*)

Penulis: Eka Mita Suputra
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved