Breaking News:

Vaksin Covid-19 di Uluwatu, Sandiaga Uno : Saya Berharap Dan Berdoa Juni Atau Juli Nanti Kita Siap

Sandiaga menyebutkan dalam kegiatan yang dilaksanakan pada 20-22 Maret ini, ada 400 pelaku wisata dan ekonomi kreatif

Istimewa : Biro Komunikasi Kemenparekraf
Menparekraf Sandiaga Uno meninjau pelaksanaan vaksinasi bagi para pelaku wisata dan ekonomi kreatif di kawasan wisata Uluwatu, Kabupaten Badung, Bali, 22 Maret 2021. 

TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, meninjau pelaksanaan vaksinasi bagi para pelaku wisata dan ekonomi kreatif di kawasan wisata Uluwatu, Kabupaten Badung, Bali.

Peninjauan tersebut dilaksanakan pada Senin 22 Maret 2021 kemarin.

Dalam sambutannya, Menparekraf mengatakan vaksinasi ini merupakan persiapan menjelang perluasan travel corridor arrangement untuk sektor pariwisata yang memungkinkan kunjungan kembali wisatawan mancanegara (wisman) ke Bali yang direncanakan pada bulan Juni dan Juli 2021.

Baca juga: Menparekraf Sandiaga Uno : Pembukaan Bali is On The Way

"Vaksinasi ini merupakan bentuk dukungan pemerintah untuk membangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Terutama di Bali," ungkap Menparekraf Sandiaga Uno, dalam keterangan tertulisnya, Selasa 23 Maret 2021.

Baca juga: Sandiaga Uno Temui Dubes India di Bali, Bahas Soal Rencana Pembukaan Bali Untuk Wisman 

Dalam kesempatan itu, Sandiaga sempat berbincang dengan salah seorang peserta vaksinasi yang mengungkapkan harapannya agar pariwisata Bali bangkit dari keterpurukan akibat pandemi COVID-19 hingga minus 12 persen.

"Tadi saya sempat berbincang dengan salah seorang peserta vaksinasi yang berharap agar pariwisata Bali Bangkit kembali. Dulu sebelum pandemi, Bali merupakan salah satu destinasi wisata unggulan,” katanya.

Sandiaga menyebutkan dalam kegiatan yang dilaksanakan pada 20-22 Maret ini, ada 400 pelaku wisata dan ekonomi kreatif yang menerima vaksinasi.

"Pesertanya ada penari kecak, pedagang, pemandu wisata, dan staf pengelola," ujar Sandiaga Uno.

Dalam kesempatan itu, Menparekraf Sandiaga turut mengapresiasi penerapan protokol kesehatan CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability) yang ketat dan disiplin oleh pihak pengelola Kawasan Uluwatu.

"Ini adalah bentuk dari kesiapan kita. Selain itu saya juga berharap dan berdoa agar pada Juni dan Juli nanti kita benar-benar siap (melakukan perluasan travel corridor arrangement untuk sektor pariwisata yang memungkinkan kunjungan kembali wisatawan mancanegara (wisman) ke Bali)," ungkap Sandiaga Uno.

Dalam peninjauan ini, Menparekraf didampingi Wakil Bupati Badung, I Ketut Suiasa; Sekretaris Kemenparekraf, Ni Wayan Giri Adnyani; Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenparekraf, Rizki Handayani.

Serta para pengurus Kawasan Wisata Uluwatu dan perwakilan dari Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvid) Kepolisian Daerah Bali.

Pada kesempatan itu, Sandiaga juga menyempatkan diri berkeliling di Kawasan Uluwatu dan menyaksikan pertunjukan tari kecak.(*)

Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved