Breaking News:

Berita Buleleng

UPDATE - Mayat Bayi Perempuan yang Ditemukan di Dusun Kloncing Buleleng Bali Diautopsi

Autopsi dilakukan selain untuk mengetahui penyebab kematiannya, hasilnya juga akan digunakan sebagai bahan penyelidikan aparat kepolisian.

istimewa
Polisi saat mengevakuasi mayat bayi perempuan yang ditemukan di depan rumah warga Dusun Kloncing, Desa Kerobokan, Kecamatan Sawan, ke RSUD Buleleng, Selasa (23/3/2021) 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA – Mayat bayi perempuan yang ditemukan di dalam karuds depan rumah warga, Dusun Kloncing, Desa Kerobokan, Kecamatan Sawan, Buleleng, saat ini diautopsi oleh Tim Forensik RSUD Buleleng.

Autopsi dilakukan selain untuk mengetahui penyebab kematiannya, hasilnya juga akan digunakan sebagai bahan penyelidikan aparat kepolisian.

Hingga berita ini ditulis, Kasubag Humas Polres Buleleng Iptu Sumarjaya mengatakan, proses autopsi masih berlangsung, sehingga hasilnya belum diterima oleh pihaknya.

“Penyidik ingin mengetahui apakah bayi itu meninggal saat baru dilahirkan, atau meninggal saat diletakan oleh pelaku di dalam dos. Jadi kami masih menunggu hasil autopsinya itu, untuk dijadikan sebagai bahan penyelidikan,” ucapnya.

Selain itu Iptu Sumarjaya menyebut, hingga saat ini baru tiga orang saksi yang telah dimintai keterangan oleh penyidik.

BREAKING NEWS: Hendak Ambil Kunci, Gusti Ayu Suratini Temukan Mayat Bayi Perempuan di Dalam Kardus

UPDATE - Bayi Perempuan Yang Dibuang di Denpasar Bali, Polisi Kantongi Identitas Sang Ibu

Tiga saksi itu diantaranya Gusti Ayu Suratini selaku orang yang pertama kali menemukan mayat bayi tersebut, Gusti Kade Dwi Okayasa selaku pemilik rumah, serta salah satu warga yang tinggal di sekitar TKP.

Selain memeriksa saksi-saksi, pihaknya telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa ari-ari milik bayi malang tersebut, serta kardus dan plastik hitam yang digunakan oleh pelaku untuk membungkus bayi tersebut.

Sementara terkait pemeriksaan terhadap bidan maupun klinik bersalin yang ada di sekitar Kecamatan Sawan, kata Sumarjaya belum dilakukan oleh pihaknya.

“Setelah hasil autopsi diterima, kemungkinan penyelidikan akan mengarah ke bidan maupun klinik bersalin, untuk bisa mengetahui siapa yang melahirkan bayi tersebut, hingga kemudian dibuang di rumah warga dalam kondisi meninggal dunia,” jelasnya.

Iptu Sumarjaya pun tidak menampik, saat kejadian rumah milik Gusti Kade Dwi Okayasa dalam keadaan kosong.

Halaman
12
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved