Breaking News:

Berita Jembrana

Merespons Aksi Bom Diri di Makassar, Aparat Gabungan Gelar Sidak Duktang di Jembrana

Menyusul ledakan bom bunuh diri di Makassar Sulawesi Selatan beberapa waktu lalu, pihak Satpol PP Jembrana mulai melakukan pengetatan.

Tribun Bali/I Made Ardhiangga Ismayana
Kegiatan pemeriksaan identitas penduduk pendatang, Rabu 31 Maret 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Menyusul ledakan bom bunuh diri di Makassar Sulawesi Selatan beberapa waktu lalu, pihak Satpol PP Jembrana mulai melakukan pengetatan.

Pengetatan ini dilakukan dengan menggelar razia pemeriksaan identitas kependudukan di kantong-kantong penduduk pendatang (Duktang).

Hal ini dilakukan dalam upaya mengantisipasi adanya aksi susulan atau serupa, yang ingin dilakukan di Bali.

Seperti halnya pada pagi hingga siang tadi, dilakukan sidak penduduk pendatang oleh aparat gabungan.

Baca juga: Wabup Jembrana Patriana Hadiri Pujawali di Pura Pesimpangan Besakih Karangasem

Menyasar kos-kosan di Jembrana, tepatnya di Kelurahan Banjar Tengah Kecamatan Negara.

Beberapa kos-kosan disatroni oleh petugas gabungan untuk memeriksa identitas warga penduduk pendatang.

Kasatpol PP Jembrana, Made Leo Agus Jaya mengatakan, sebagai upaya menangkal lebih dini setiap tindakan yang dapat memecah belah bangsa.

Maka pihaknya melakukan upaya untuk memeriksa setiap penduduk pendatang.

Memeriksa identitas kependudukan warga pendatang, sebagai bagian dari penegakan Perda Kabupaten Jembrana Nomor 3 tahun 2015 dan Perbup Jembrana Nomor 13 tahun 2019 tentang penertiban penduduk pendatang.

“Kami menangkal lebih dini untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diiinginkan.

Halaman
12
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved