Breaking News:

Berita Buleleng

Sebanyak 20.622 Warga Buleleng Sudah Divaksin Covid-19, Suyasa: Banyak yang Minta untuk Divaksin

Hingga saat ini, vaksinasi Covid-19 telah dilakukan kepada 20.622 warga Buleleng.

Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
Sekda Buleleng, Gede Suyasa - Sebanyak 20.622 Warga Buleleng Sudah Divaksin Covid-19, Suyasa: Banyak yang Minta untuk Divaksin 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Hingga saat ini, vaksinasi Covid-19 telah dilakukan kepada 20.622 warga Buleleng.

Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng pun berharap agar jatah vaksin dapat diberikan dengan jumlah yang besar oleh Pemprov Bali, sehingga target vaksinasi untuk 117 ribu penduduk di Buleleng, Bali, dapat terselesaikan hingga Juni mendatang.

Sekda yang juga sebagai Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng, Gede Suyasa ditemui Rabu 31 Maret 2021 mengatakan, kendati sejak minggu lalu Buleleng masuk dalam zona merah, jumlah vaksin yang diberikan oleh Pemprov Bali tetap sama, alias tidak menjadi skala prioritas.

“Jadi sifatnya kami hanya menunggu dan melaporkan. Kalau vaksinnya sudah mau habis, dilaporkan, setelah out baru diberikan oleh Pemprov sesuai jatah yang ditetapkan oleh mereka,” ucapnya.

Baca juga: Vaksinasi di Zona Hijau Sanur Denpasar Sudah Mencapai 30.389 Orang

Baca juga: Di Sulut Dihentikan Sementara, Penggunaan Vaksin Covid-19 AstraZeneca di Bali Tetap Berjalan

Baca juga: Banyak Masyarakat Takut Efek Samping Vaksin AstraZeneca, Dinkes Bali Minta Tak Khawatir Berlebihan

Saat ini, kata Suyasa, vaksinasi lebih difokuskan untuk para Pekerja Migran Indonesia (PM), lansia, pelayanan publik, serta pelaku pariwisata yang ada di empat wilayah Daerah Tujuan Wisata (DTW), yakni Desa Pemuteran, Lovina, Munduk dan Kecamatan Tejakula.

Ia pun berharap kiriman vaksin dari Pemprov lebih masif lagi, sehingga target untuk memvaksin 117 ribu penduduk di Buleleng dapat tercapai hingga Juni mendatang.

“Dalam sehari itu vaksinasi bisa dilakukan kepada 700 pelaku pariwisata termasuk PMI. Jadi vaksinasi saat ini memang lebih masif dan gencar dilakukan untuk itu. Mudah-mudahan lebih masif lagi kedatangan vaksinnya. Sebab animo masyarakat sejatinya cukup tinggi. Mereka banyak yang minta untuk divaksin. Tidak seperti dulu, ada yang ragu-ragu,” terangnya.

Di sisi lain, terkait perkembangan Covid-19 di Buleleng, pada Rabu 31 Maret 2021, terdapat penambahan 24 kasus baru terkonfirmasi.

Dengan rincian empat orang asal Kecamatan Kubutambahan, delapan orang asal Kecamatan Seririt, dua orang asal Kecamatan Busungbiu, tiga orang asal Kecamatan Buleleng, tiga orang asal Kecamatan Sawan, satu orang asal Kecamatan Gerokgak, satu orang asal Kecamatan Sukasada, satu orang asal Kecamatan Tejakula, dan satu orang lainnya asal Kecamatan Banjar.

Selain adanya penambahan kasus terkonfirmasi, terdapat pula penambahan 26 pasien Covid-19 yang telah dinyatakan sembuh.

Halaman
123
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved