Breaking News:

Berita Karangasem

Kejari Karangasem Pastikan Ada Kerugian Negara pada Proyek Bedah Rumah di Desa Tianyar Barat

Badan Pengawasan Keuangan & Pembangunan (BPKP) Perwakilan Bali telah selesai melakukan perhitungan kerugian akibat tindak pidana korupsi proyek bedah

kompas.com
Ilustrasi-bedah rumah. Kejari Karangasem Pastikan Ada Kerugian Negara pada Kasus Bedah Rumah 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Badan Pengawasan Keuangan & Pembangunan (BPKP) Perwakilan Bali telah selesai melakukan perhitungan kerugian akibat tindak pidana korupsi proyek bedah rumah di Desa Tianyar Barat, Kecamatan Kubu, Karangasem, Bali.

Audit kerugian negara telah selesai pada 31 Maret 2021.

Kajari Karangasem melalui Kasi Intel Kejari, Dewa Gede Semara Putra, mengungkapkan, proses  audit oleh BPKP dilakukan dari 18 Maret hingga 31 Maaret 2021.

Petugas mengaudit dari penerima bantuan bedah rumah hingga supplier toko bahan bangunan yang terlibat dengan kasus tersebut.

Baca juga: Ditinggal Pulang Kampung ke Karangasem, Pencuri Gasak Sepeda Motor di Kos Jalan Sedap Malam Denpasar

"BPKP Perwakilan Bali telah mengaudit pihak terkait di lapangan, termasuk di Kejaksaan Negeri Karangasem terhitung tanggal 18 sampai 31 Maret 2021. 

Banyak yang diaudit BPKP mulai dari supplier toko bahan bangunan, penerima bantuan, dan dinas terkait," kata Dewa Semaraputra, Senin 5 April 2021.

Dari hasil perhitungan, kata Semaraputra, kerugian negaranya dipastikan ada.

 Untuk lebih jelasnya masih menunggu hasil dari BPKP perwakilan Bali.

"Potensi kerugian negara ada. Tapi lebih jelasnya ketika sudah muncul hasil audit kerugian keuangan negara yang telah dilakukan oleh BPKP," imbuhnya.

Selain itu, BPKP juga melakukan penghitungan terkait seluruh dokumen & bukti transaksi terhadap semua dana yang masuk ke rekening penerima serta rekening tampungan.

Halaman
123
Penulis: Saiful Rohim
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved