Berita Badung
Efektivitas Penagihan Air PDAM Badung Masih Aman Meski di Tengah Pandemi Covid-19
Sejauh ini pembayaran PDAM di Kabupaten Badung, Bali, masih baik-baik saja.
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Kendati demikian diakui masalah pelayanan akan di prioritaskan saat ini.
"Pelayanan tetap kami tingkatkan. Begitu juga saat ada permasalahan atau gangguan kami selalu beritahu para pelanggan kami," tungkasnya.
Tunggakan Pelanggan PDAM Klungkung Mencapai 85 Persen di Masa Pandemi Covid-19
Selama pandemi Covid-19, PDAM Klungkung mengalami penurunan pendapatan sampai 10 persen.
Hal ini dikarenakan banyak pelanggan niaga, yang tidak beroperasi karena terimbas Covid-19.
Total pelanggan yang menunggak pembayaran air PDAM juga mencapai 15 persen.
Direktur PDAM Klungkung, I Nyoman Renin menjelaskan, pandemi yang sudah berlangsung lebih dari setahun, berdampak pula pada pendapatan PDAM Klungkung.
"Kami beri penjelasan secara persentase saja. Setidaknya selama pandemi ini, pendapatan PDAM berkurang sampai 10 persen," ungkap Renin, Selasa 6 April 2021.
Hal yang paling berdampak signifikan terhadap penurunan pendapatan PDAM, karena banyak tidak beroperasinya pelanggan niaga seperti hotel, restaurant dan kolam renang di Nusa Penida.
Walau jumlah pelanggan niaga hanya 2 persen dari jumlah keseluruhan pelanggan PDAM Klungkung, namun cukup berpengaruh ke pendapatan secara keseluruhan.
"Semenjak pandemi hotel, restaurant, kolam renang semua tidak beroperasi. Ini yang cukup berkontribusi terhadap penurunan pendapatan kami," ungkapnya.
Berdasarkan data di PDAM Klungkung, jumlah keseluruhan pelanggan sampai saat ini mencapai 35.950 pelanggan.
Jumlah ini didominasi pelanggan rumah tangga berjumlah 32.237 pelanggan.
Sementara, pelanggan niaga kecil berjumlah 2.037 pelanggan, dan niaga besar berjumlah 207 pelanggan.
"Selain pendapatan, persentase tagihan kita juga menurun. Ini artinya ada peningkatan jumlah tunggakan," ungkap Renin.