Berita Badung
Efektivitas Penagihan Air PDAM Badung Masih Aman Meski di Tengah Pandemi Covid-19
Sejauh ini pembayaran PDAM di Kabupaten Badung, Bali, masih baik-baik saja.
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Sejauh ini pembayaran PDAM di Kabupaten Badung, Bali, masih baik-baik saja.
Bahkan tidak banyak warga yang menunggak pembayaran meski di tengah pandemi Covid-19.
Padahal sampai saat ini, pandemi Covid-19 sudah berlangsung lebih dari satu tahun.
Hal itu pun dikatakan Direktur Teknik PDAM Tirta Mangutama Kabupaten Badung, Made Suarsa, saat ditemui pada Selasa 6 April 2021.
Baca juga: Tunggakan Pelanggan PDAM Klungkung Mencapai 85 Persen di Masa Pandemi Covid-19
Baca juga: Sebanyak 49 Sambungan Air Diputus Oleh PDAM Tabanan Bali Akibat Tak Bayar Air Selama 4 Bulan
Baca juga: PDAM Klungkung Andalkan Pinjaman PEN untuk Optimalisasi Pelayanan
"Melihat data terakhir, efektivitas penagihan kami sudah berkisar antara 87%. Artinya, meski di tengah pandemi, masyarakat Kabupaten Badung masih mampu melakukan pembayaran," ungkapnya.
Dijelaskan efektivitas penagihan air juga dipengaruhi pula tingginya pemahaman masyarakat Badung terhadap air bersih.
Pasalnya air merupakan kebutuhan kedua setelah udara.
Selebihnya masyarakat sangat membutuhkan air selain untuk dikonsumsi.
Pihaknya pun memperkirakan jika masyarakat di Badung menyisihkan penghasilan untuk memastikan tidak ada permasalahan soal pemenuhan kebutuhan terhadap air bersih.
Sehingga sampai saat ini lancar.
"Penyisihan pendapatan untuk pembayaran air bersih sudah pasti termasuk juga listrik,"katanya.
Meski demikian, pihaknya berharap agar persentase tersebut ke depannya bisa kembali meningkat.
Paling tidak menyamai persentase di kondisi normal sebelum pandemi, yang mencapai angka di atas 90%.
"Mudah-mudahan bulan Juni atau Juli nanti pariwisata internasional benar-benar kembali dibuka. Sehingga produksi air bisa termanfaatkan secara maksimal, dan efektivitas penagihan pada tahun 2022 nanti bisa mencapai target di atas 90%," jelasnya.
Didampingi Direktur Umum PDAM Badung Made Sugita, pihaknya meminta agar masyarakat memaklumi jika ada permasalahan perbaikan.