Breaking News:

Wayan: Rutin Bayar Iuran, Kartu JKN-KIS Selalu Aktif

Salah satu peserta JKN-KIS Wayan Misken saat ditemui tim Jamkesnews di kediamannya mengaku telah menjadi peserta JKN-KIS.

ist
Wayan: Rutin Bayar Iuran, Kartu JKN-KIS Selalu Aktif 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Tidak bisa dipungkiri bahwa Jaminan Kesehatan sangat penting untuk dimiliki oleh semua penduduk Indonesia.

Apalagi di tengah kondisi pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid 19) seperti sekarang ini, masyarakat sangat membutuhkan jaminan kesehatan untuk melindungi diri ketika sakit dan membutuhkan biaya pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan.

Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesi Sehat (JK-KIS) hadir di Indonesia sangat dirasakan manfaatnya oleh penduduk Indonesia dan kepesertaan program ini telah mencakup hampir seluruh lapisan masyarakat.

Salah satu peserta JKN-KIS Wayan Misken saat ditemui tim Jamkesnews di kediamannya mengaku telah menjadi peserta JKN-KIS sejak ia bekerja sebagai pemandu wisata di salah satu Hotel di Kuta, Bali.

Saat ini dirinya sudah pensiun dan tetap melanjutkan kepesertaan JKN-KIS dengan membayar rutin iuran setiap bulannya secara mandiri.

Sutawan: JKN-KIS Sangat Membantu di Tengah Pandemi Covid-19

Petugas Keamanan ini Sebut Program JKN-KIS Sangat Bermanfaat

Dirinya pun mengakui bahwa tidak pernah menggunakannya untuk berobat karena dirinya dalam keadaan sehat.

“Sebaiknya tidak pernah menggunakannya karena kita semua tidak pernah menginginkan sakit, tetapi kalaupun terkena sakit nantinya. Saya sudah merasa tenang karena telah memiliki JKN-KIS,” ungkapnya.

Ia dan sang istri memilih kepesertaan kelas 1 dan mengaku selalu rutin membayar iuran karena untuk memastikan kepesertaannya selalu aktif.

Menurutnya, iuran yang dibayarkan setiap bulan sangatlah terjangkau dan tidak membuat ia terbebani.

“Di mana lagi ada jaminan kesehatan yang iuran perbulannya sangat murah, Pilihan kelasnya juga ada, yakni kelas 1 iurannya Rp150.000/bulan/orang, kelas 2 Rp100.000/bulan/orang dan kelas 3 iurannya hanya Rp35.000/bulan/orang, sangat terjangkau,” tambahnya.

Ia pun turut mengimbau kepada masyarakat agar memiliki Jaminan Kesehatan ini karena selain iurannya terjangkau, manfaatnya juga sangat banyak.

Dirinya pun mengetahui bahwa masyarakat yang tidak mampu dapat mendaftarkan diri beserta anggota keluarga sebagai peserta yang didaftarkan oleh pemerintah daerah agar iuran dibayarkan oleh pemerintah daerah setempat, sedangkan untuk masyarakat yang bekerja didaftarkan oleh pemberi kerja tempat mereka bekerja.

“Iuran yang telah kita bayarkan ini sifatnya gotong royong, yaitu membantu peserta lainnya yang sakit. Sistem gotong royong ini sangatlah diperlukan agar Program JKN dapat terus berlanjut dan berkesinambungan. Harapan saya dan keluarga agar program ini semakin bagus, semakin memberikan pelayanan terbaik kepada pesertanya dan tentunya pelayanan kesehatan yang diberikan oleh fasilitas kesehatan juga semakin berkualitas,” tutupnya.

Editor: Noviana Windri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved