Breaking News:

Berita Gianyar

Ngelawang Barong yang Hilang karena Pandemi, Kini Sudah Bisa Ditemukan di Blahbatuh Gianyar

Pandemi covid-19 yang mengharuskan masyarakat menerapkan protokol kesehatan (prokes) covid-19, menyebabkan perubahan signifikan terhadap tradisi

Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Sekaa Ngelawang tengah menghibur masyarakat di Desa Saba, Blahbatuh, Gianyar, Bali, Minggu 18 April 2021 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Pandemi covid-19 yang mengharuskan masyarakat menerapkan protokol kesehatan (prokes) covid-19, menyebabkan perubahan signifikan terhadap tradisi dan budaya di Kabupaten Gianyar.

Satu di antaranya tradisi ngelawang barong (menarikan barong keliling desa) serangkaian Hari Raya Galungan hingga Kuningan.

Di mana, sejak pandemi di tahun 2020 hingga saat ini, masyararakat yang ngelawang barong hampir sangat sulit ditemukan.

Pantauan Tribun Bali sejak beberapa hari lalu, kawasan Ubud kini sepi barong lelawangan.

Di mana biasanya, sebelum pandemi covid-19, Ubud menjadi tujuan utama para sekaa ngelawang di Kabupaten Gianyar.

Baca juga: Rekomendasi 7 Tempat Ngabuburit di Gianyar Bali, Pernah ke Akar Raksasa di Munduk Asri?

Baca juga: Terganjal Prokes Covid-19, HUT Gianyar Tak Dimeriahkan Hiburan Kesenian

Sebab jumlah wisatawan yang banyak, menyebabkan upah yang didapatkan sekaa lawang pun relatif banyak. 

Perlu diketahui, ngelawang barong di Kabupaten Gianyar merupakan aktivitas anak-anak hingga pemuda.

Mereka menarikan barong sepanjang jalan, dengan instrumen gamelan.

Namun, mereka akan menunjukkan performa yang paling bagus ketika ada yang mengupah.

Sebab tujuan lain selain menolak bala, tujuan ngelawang ini adalah untuk mencari dana.

Halaman
12
Penulis: I Wayan Eri Gunarta
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved