Breaking News:

Berita Klungkung

Didominasi Anak-Anak, Satpol PP Klungkung Tertibkan Gepeng Berkedok Pedagang Asongan

Satpol PP Klungkung menertibkan gepeng (gelandangan dan pengemis) yang berkedok pedagang asongan, di seputaran Jalan Puputan Klungkung, Bali.

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Istimewa
Satpol PP Klungkung menertibkan gepeng (gelandangan dan pengemis) yang berkedok pedagang asongan, di seputaran Jalan Puputan Klungkung, Bali, Senin 19 April 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Satpol PP Klungkung menertibkan gepeng (gelandangan dan pengemis) yang berkedok pedagang asongan, di seputaran Jalan Puputan Klungkung, Bali.

Mirisnya, gepeng ini sebagian besar masih anak-anak.

" Mereka itu gepeng sebenarnya, hanya kedok saja dengan berkedok pedagang. Mereka sekadar saja berjualan tisue, atau ikat rambutlah di jalanan," jelas Kasatpol PP dan Damkar Klungkung I Putu Suarta, Senin 19 April 2021.

Satpol PP saat itu mengamankan 8 orang gepeng, dan sebagian besar masih anak-anak. Bahkan ada yang masih bayi berusia 1 tahun, 8 bulan.

Baca juga: UPDATE Serangan Anjing Rabies di Desa Tihingan Klungkung, 7 Warga Terima VAR, 3 Anjing Dieliminasi

" Sebagian besar anak-anak. Yang paling besar tadi kami amankan berusia 28 tahun, dan ia mengajak bayi berusia 1 tahun 8 bulan. Kasian sekali bayi diajak di jalanan seperti itu," jelas Putu Suarta.

Menurutnya dirinya banyak menerima informasi di masyarakat, jika aktivitas gepeng berkedok pedagang asongan itu sudah cukup menganggu kenyamanan masyarakat. Terutama ketika mereka berkunjung sampai ke perumahan warga.

" Kami banyak juga menerima keluhan dari masyarakat, kalau mereka ini sampai ke rumah-rumah warga, dan membuat warga kurang nyaman. Jadi mereka sudah melanggar ketertiban umum," jelas Suarta.

Baca juga: Potensi KKP Belum Tergarap Maksimal, Pemkab Klungkung Lirik Pengembangan Budidaya Komoditi Seafood

Delapan gepeng berkedok pedagang asongan itu lalu dibawa ke Satpol PP Klungkung untuk didata identitasnya.

Mereka lalu diserahkan ke Dinas Sosial Klungkung, untuk dipulangkan ke daerah asal mereka melalui Dinas Sosial Karangasem.

" Mereka ini semuanya dari Karangsem. Sehingga Dinas Sosial Klungkung dan Karangasem nanti berkoordinasi untuk memulangkan mereka ke daerah asalnya," jelas Putu Suarta.  (*)

Berita lainnya di Berita Klungkung

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved