Berita Bali
Ini Upaya yang Dilakukan Dinas Koperasi dan UKM Bali Guna Menggeliatkan UMKM Bali Go Digital
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali, I Wayan Mardiana mengungkapkan bahwa hingga saat ini kurang lebih terdapat sebanyak 340 ribu UMKM.
Penulis: Karsiani Putri | Editor: Noviana Windri
Laporan Wartawan Tribun Bali, Karsiani Putri
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali, I Wayan Mardiana mengungkapkan bahwa hingga saat ini kurang lebih terdapat sebanyak 340 ribu UMKM di Provinsi Bali.
Kurang lebih sebanyak 1026 UMKM yang tengah mengikuti pelatihan, pendampingan hingga Bimtek yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali yang bekerjasama dengan berbagai marketplace di Indonesia.
Menurut I Wayan Mardiana penyelenggaraan baik pelatihan, pendampingan hingga Bimtek tersebut didasari oleh masih banyaknya UMKM yang mengalami kesulitan khususnya dalam hal memasarkan produknya.
"Maka, saat ini kami arahkan agar para pelaku usaha mikro ini bisa berjualan secara digital marketing. Mereka diajak mengikuti pelatihan-pelatihan hingga Bimtek yang diberikan marketplace seperti Gojek, Grab, Lazada, hingga Bukalapak," ucap I Wayan Mardiana.
Menurutnya, dari angka 1026 tersebut, kurang lebih sebanyak 250 UMKM yang telah go digital.
• BLT UMKM Rp 1,2 Juta per Orang, Cara Mengajukan ke Dinas Koperasi, Cek Penerima di eform.bri.co.id
• Upaya Badan POM Bangkitkan Semangat UMKM untuk Dorong Pemulihan Ekonomi Nasional
• Cara Mencairkan Dana Rp 1,2 Juta, LOGIN eform.bri.co.id/bpum untuk Cek Penerima BLT UMKM 2021
"Kendala UMKM belum sepenuhnya go digital adalah sarana seperti misalnya handphone. Ini yang sedang kami lakukan dan bekerjasama dengan marketplace sehingga nantinya pelaku UMKM dapat lebih go digital," jelasnya.
Menurutnya, saat ini masanya telah berubah yang dimana dalam hal pemasaran produk, para pelaku UMKM tidak lagi bisa mengandalkan cara konvensional.
Tentunya, ini menuntut para pelaku UMKM untuk dapat mengikuti perubahan zaman dengan cara memasarkan produknya melalui platform digital dan secara online.
"Ini yang kami tata untuk kedepannya dengan membangun website untuk UMKM Bali dan diharapkan di akhir tahun 2021 nanti kita sudah punya rumah besarnya untuk UMKM Bali yang dimana data-data mereka telah valid," katanya pada Selasa 20 April 2021.
Menurutnya, website tersebut akan dilaunching pada Hari Kebangkitan Nasional tahun 2021 dan sekaligus sebagai tanda kebangkitan UMKM Bali.
Ia menjelaskan bahwa nantinya melalui website tersebut, masyarakat dapat mengetahui berbagai produk dari UMKM yang ada di Bali dan diharapkan dapat terjadi transaksi pembelian produk sehingga dapat menggeliatkan kembali perekonomian Bali.
I Wayan Mardiana juga menuturkan bahwa adapun upaya-upaya yang dilakukan oleh pihaknya dalam membantu UMKM untuk terus berkembang dan salah satunya adalah dengan memfasilitasi terkait modal kerja.
Seperti peminjaman dengan bunga yang lunak melalui KUR dengan bunga 6 persen pertahun menurun.
Upaya ini pun dilaksanakan dengan bekerjasama dengan Bank Himbara serta BPD Bali.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kepala-dinas-koperasi-dan-ukm-provinsi-bali-i-wayan-mardiana.jpg)